Pemerintah Tancap Gas! 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun Resmi Dimulai

0
Untitled

Presiden Praboiwo Subianto resmikan pembangunan 13 proyek hilirisasi nasional fase kedua (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

El John News-Pemerintah kembali mendorong percepatan industrialisasi melalui hilirisasi dengan memulai pembangunan 13 proyek strategis nasional fase kedua. Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.

Kegiatan groundbreaking ini digelar secara hybrid dan terhubung dengan sejumlah daerah lain di Indonesia, termasuk Maumere, Cilegon, Karawang, Tanjung Enim, Gresik, Sei Mangkei, hingga Maluku Tengah.

Program ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang dimulai pada Februari 2026. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 30 proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai Rp239 triliun yang akan dijalankan secara bertahap.

Dari 13 proyek yang mulai dibangun, pemerintah membaginya ke dalam tiga sektor utama, yakni energi, mineral, dan pertanian. Rinciannya mencakup lima proyek di sektor energi, lima proyek di sektor mineral, serta tiga proyek di sektor pertanian. Proyek-proyek ini diproyeksikan mampu menciptakan nilai tambah bagi sumber daya alam sekaligus membuka hingga 600 ribu lapangan kerja baru.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hilirisasi menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong kebangkitan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa program ini bukanlah kebijakan yang berdiri sendiri, melainkan kelanjutan dari fondasi yang telah dibangun oleh para pemimpin sebelumnya.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan dalam fase kedua ini adalah pengembangan batu bara menjadi Dimethyl Ether atau Dimethyl Ether di kawasan Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Proyek ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, khususnya LPG.

Pengembangan DME tersebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk holding industri pertambangan MIND ID, PT Bukit Asam Tbk, serta Pertamina bersama mitra strategis lainnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga memperkuat kemandirian energi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di berbagai daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *