Target 2000 Wisatawan di 2018, Toraja Butuh Bandara

0
toraJA 3

Objek wisata Toraja berada pada posisi ketiga nasional dengan kategori top three yang dinobatkan oleh Kementerian Pariwisata setelah posisi Bali dan Danau Toba.

Sayangnya, meskipun berada pada posisi ketiga, namun ternyata Toraja belum masuk 10 besar destinasi wisata nasional pada 2017.

Hal ini dirasa cukup beralasan karena minimnya akses infrakstruktur bagi wisatawan untuk mengunjungi Toraja.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, mengatakan, pembangunan Bandara Buntu Kuni Toraja akan mendorong sektor pariwisata di daerah itu karena bisa memudahkan akses ke lokasi objek wisata andalan Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Kami berharap keberadaan bandara itu nanti dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini,” kata Kalatiku di Rantepao, Sulsel.

Kalatiku mengatakan, setidaknya untuk mencapai target 2.000 pengunjung pada tahun 2018 akan lebih mudah, dengan adanya bandara.

“Salah satu kendala Toraja yang menyebabkan tidak masuk 10 besar destinasi wisata nasional itu karena masalah infrastruktur yang masih perlu dibenahi,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya mendorong percepatan pembangunan Bandara Buntu Kuning itu dan sarana infrastruktur pendukung lainnya agar sektor pariwisata di daerah ini semakin meningkat.

“Pembangunan sarana infrastruktur ini sangata beralasan untuk memudahkan akses yang cepat karena bagi wisatawan yang ingin melalui jalur udara untuk berkunjungan ke daerah ini,” ujarnya.

Menurut dia, jika ada jalur transportasi udara maka jarak tempuh kunjungan ke daerah itu hanya sekitar 45 menit dari Makassar bila dibandingkan dengan jalur darat yang menggunakan kendaraan seperti bus dan mobil pribadi membutuhkan waktu perjalanan sekitar delapan jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *