Taman Nasional Tanjung Putting Berhasil Pecahkan Rekor Kunjungan Wisatawan
Taman Nasional Tanjung Putting (TNTP) Kalimantan Tengah berhasil pecahkan rekor dalam menarik kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2017. Data yang dicatat Balai TNPT menyebutkan wisatawan yang datang ke TNPT sejak awal Januari hingga akhir Desember 2017 mencapai 24.693 wisatawan. Jumlah tersebut terdiri 14.933 wisatawan mancanegara (wisman), dan 9.760 wisatawan nusantara (wisnus).
Kepala Balai TNTP, Helmi mengatakan dengan jumlah tersebut, TNPT berhasil memecahkan rekor. Ini juga berdampak pada peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang meningkat pesat. Jumlah kunjungan tertinggi sebelumnya terjadi pada 2014, dengan 16.689 wisatawan. Saat itu, sebanyak 10.986 wisman dan 5.703 wisnus menyambangi habitat asli orangutan terbesar di dunia itu.
Akibat peningkatan jumlah kunjungan ini, PNBP yang dihasilkan TNTP tembus ke angka Rp 6.040.157.500 sepanjang 2017. Angka ini memecahkan rekor tertinggi sebelumnya, yaitu Rp 4.670.125.461 pada 2016.
PNBP dari Tanjung Puting masuk sepuluh besar tertinggi di antara satuan kerja (balai taman nasional dan balai konservasi sumber daya alam) di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Tepatnya di peringkat delapan,” kata Helmi.
Sebagai tempat wisata yang menjual keaslian alam dan satwa penghuninya, angka kunjungan ke Tanjung Puting sudah terhitung padat. Helmi, mengatakan kini pihaknya berusaha mendistribusikan pengunjung ke spot-spot lain di kawasan seluas 415.000 hektare itu.
“Di samping orangutan, juga ada bekantan, ada penyu, melalui hutan-hutan rimba dan liar, sungai-sungai hitam. Itu yang sebetulnya menjadi pemikat. Selama ini konsentrasi di Camp Leakey saja. Kita akan distribusikan,” ujar Helmi.
