Tahun Baru Imlek, Pariwisata Bali Optimis Datangkan Lebih Banyak Wisatawan Asal Tiongkok

0
OFg2RJ20170417145039

Industri pariwisata Bali optimis dapat meningkatkan jumlah wisatawan selama masa liburan Tahun Baru Imlek ditengah-tengah masalah erupsi Gunung Agung di Bali.

Pulau Bali yang merupakan destinasi wisata favorit turis mancaranegara sempat mengalami penurunan jumlah kunjungan yang cukup drastis akibat isu erupsi Gunung Agung pada bulan November 2017 yang lalu.

Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok bahkan sempat mengeluarkan larangan berlibur ke Bali untuk masyarakat Tiongkok lantaran isu keadaan buruk di Bali yang menyebar di kalangan wisatawan internasional. Untungnya Pemerintah Indonesia bergerak cepat menyangkal isu tersebut. Presiden Jokowi bersama jajaran kementrian dari Kabinet Kerja mengadakan rapat di Bali sekaligus mensosialisasikan kampanye Bali Aman. Hingga akhirnya Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok mencabut larangan berlibur ke Bali.

Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada tanggal 16 Februari 2018 diharapkan dapat menjadi momen mengembalikan Bali sebagai destinasi wisata favorit turis mancanegara, terutama turis asal Tiongkok.

Wakil ketua Asosiasi Travel Agensi Indonesia (ASITA) Rudiana mengatakan bahwa jumlah pemesanan paket wisata ke Bali untuk masa liburan Tahun Baru Imlek tahun ini mengalami kenaikan sebesar 15 % dibanding tahun sebelumnya.

Mengingat kondisi Gunung Agung yang belum stabil, beberapa wisatawan masih ragu-ragu untuk berlibur ke Bali.”Beberapa wisatawan masih ragu-ragu berkunjung ke Bali.”Kata Rudiana.

Meskipun demikian, selama musim liburan Tahun Baru Imlek 2018 ini diharapkan wisatawan asal Tiongkok yang datang ke Bali mencapai diatas 4000 orang perhari, kata Tjokorda Artha Ardana Sukawati, Ketua Asosiasi Hotel dan Restauran Bali.

Selain Bali, ASITA juga akan mempromosikan kota Medan agar bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Danau Toba. “Kami juga mencoba untuk mempromosikan Danau Toba ke mancanegara dengan harapan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing di sana.” Kata Rudiana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *