Delapan Tahun Bukalapak: Ingin Tumbuh Bersama UKM
E-commerce terbesar di Indonesia Bukalapak merayakan hari jadinya yang ke delapan tahun. Selama delapan tahun Bukalapak konsisten mendukung kesejahteraan UKM mengembangkan usahanya secara digital.
“Kami ingin menjadi pemberi pekerjaan terbanyak di Indonesia, menjadi sumber kesejahteraan UKM di Indonesia, dan pembayar pajak terbesar di Indonesia,” kata Founder sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky.
Di tahun ke delapan ini Bukalapak ingin terus tumbuh bersama para UKM.
“Bukalapak tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis kami, namun juga ingin terus tumbuh bersama para UKM di seluruh Indonesia.” Ujar Achmad Zaky.
Sampai saat ini tercatat ada 35 juta pengguna aktif di Bukalapak. Ini berarti ada 30 persen warganet Indonesia sudah pernah mengunjungi situs jual beli online ini.
Setiap harinya ada 320 ribu transaksi terjadi di Bukalapak. Hal ini menjadi bukti bahwa masyarkat dari Sabang hingga Merauke mempercayai Bukalapak sebagai sarana mengembangkan bisnis mereka.
“Bukalapak ingin menjadi aset terbaik bangsa Indonesia. Kami ingin menjadi pemberi pekerjaan terbanyak di Indonesia, menjadi sumber kesejahteraan UKM di Indonesia, dan pembayar pajak terbesar di Indonesia,” sebut CEO Bukalapak.
CEO Bukalapak juga mengungkapkan bahwa kesuksesan Bukalapak karena dukungan seluruh penduduk Indonesia khususnya pengguna dan para Pelapak, sebutan bagi orang yang berbisnis di Bukalapak.
“Walau sudah delapan tahun, Bukalapak tetap merasa seperti terlahir kembali, semangat kami seperti startup baru lahir,” katanya.
Bukalapak pertama kali didirikan pada tahun 2010 oleh Achmad Zaky dan Nugroho Heruahyono. Mereka berdua memulai usahanya di sebuah rumah kontrakan. Tujuan pendirian Bukalapak sejak saat itu adalah untuk memajukan UKM di Indonesia.
