Suguhkan Destinasi Wisata Indah, Jalur Pansel Dapat Dijadikan Alternatif Pemudik

0
jl1

Dari tahun ke tahun  Jalur Pantai Utara (Pantura) menjadi jalur alternatif bagi pemudik disaat jalan bebas hambatan atau tol mengalami kemecatan. Namun bisa jadi jalur pantura juga mengalamai kepadatan jika semua pemudik berkonsetrasi di jalur tersebut. Tidak ada salahnya untuk melintasi jalur Pantai Selatan (Pansela).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono  mengatakan Jalur Pansela  yang memiliki panjang 1.405 km dapat dijadikan alternatif para pemudik tahun 2018, lantaran menyuguhkan banyak destinasi wisata.  Pasalnya,  berwisata sudah menjadi tradisi disaat lebaran. Di jalur pansela, pemudik akan disuguhi pemandangan hamparan sawah, pegunungan dan pantai sekaligus menjadi spot foto yang bagus.

“Kita promosikan supaya orang tertarik lewat selatan, karena tidak hanya jalannya yang bagus namun juga obyek wisatanya,” kata Basuki melalui keterangan tertulis, Jakarta, Minggu, 6 Mei 2018.

Basuki menjelaskan ada 36 pantai yang indah saat melewati jalur pansela. Pantai-pantai tersebut terdapat di jalur pansela Jawa Tengah dan Yogyakarta, yakni Pantai Congot, Pantai Pandansimo, Pantai Glagah, Pantai Parangtritis dan Pantai Soge.

“Di ruas Congot-Bugel sepanjang 19,35 km, ada spot favorit untuk berfoto, di Pantai Congot yang memiliki Hutan Mangrove yang sudah ditata,” tutur dia.

Selain itu, ada Pantai Pandansimo, Kwaru, Depok, Bantu yang berada di ruas Pandansimo – Samas sepanjang 6,28 km. Pantai ini menawarkan daya tarik berbeda dibanding pantai lainnya. Seperti  lokasi outbound dan mercusuar Pandansari yang menunggu dinaiki wisatawan, dengan pemandangan garis pantai selatan dan pegunungan di sisi barat.

Jalu tersebut nantinya akan membentang menyusuri garis tepi Pantai Selatan dari wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Jawa Timur.

Saat ini, progres pembangunan jalan tersebut sedang dikebut seperti di Kabupaten Trenggalek sepanjang 78,85 km saat ini sudah aspal 25,50 km, Kabupaten Tulungagung dari 54,97 km sudah beraspal 11,59 km, Kabupaten Blitar dari 64,20 masih kondisi tanah, di Kabupaten Malang dari 137,33 km telah beraspal 101,10 km.

Di Kabupaten Lumajang dari 65,50 km telah beraspal 39,31 km, Kabupaten Jember dari 83,50 km telah beraspal 11,25 km dan Kabupaten Banyuwangi dari 106,10 km telah beraspal 71,20 km.

“Pembangunan Jalur Pansela dilakukan secara bertahap dan ditargetkan bisa tersambung seluruhnya pada akhir tahun 2019,” tandas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *