Lembata Gelontorkan Dana Promosi Pariwisata Sampai Rp15 Miliar
Kabupaten Lembata dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan even Festival 3 Gunung Lembata, di Gedung Sapta Pesona, Senin (7/5). Kegiatan ini berlangsung 22-29 September 2018 Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Lembata memiliki keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Baik budaya, tarian sampai destinasi alam yang jualnya,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana, saat jumpa pers di kantornya, Senin (7/5).
Bupati Kabupaten Lembata Eliaser Yentji Sunur mengatakan potensi alam dan budaya Lembata memang luar biasa. Meski bukan putra daerah Lembata Eliaser mengakui keunikan budaya sangat memiliki nilai jual tinggi.
“Pariwisata menjadi sektor unggulan di Lembata. Kami alokasikan Rp15 miliar tahun ini untuk pembangunan beberapa insfrastuktur di destinasi yang sekarang sudah mulai berkembang,” terang Eliaser.
Lewat promosi even tiga gunung, pemda Lembata juga melobi kementerian Perhubungan untuk mendukung perpanjangan runway bandara di Lembata. Sekarang run way baru 1200 meter tahun ini , target menjadi 1800 meter .
“Masih proses pembebasan Lahan. Ini agak rumit Karena Masyarakat minta pembayaran diatas nilai jual objek pajak (NJOP). Sementara kita tidak bisa penuhi itu,” kata Eliaser dengan penuh Optimis Kalau tahun ini akan mulai Ada pengerjaan perpanjangan run way.
Selain festival tiga Gunung, Pemkab Lembata menyiapkan 19 Calendar of Event. Diantaranya Lembata International Heritage Walk 2018 (Rute: Lamanunang-lusilame-kampung Lama Ile Lewotolok-lewo Golok, dll); Lembata Sunset Trail Family Fun Run 2018;
Kemudian Festival Payung Lembata; Festival Paralayang International; Pesta Kacang Ile Ape; Lamalera Whale Catching Adventure; Visite To Barter And Night Market; Volcano Foot Ball Exhibition; NTT Fashion Carnaval 2018; Land Tours And Travel Village; dan Festival Nale.
