Menko Luhut Sebut India Tertarik Investasi Berbagai Sektor di Indonesia

0
IMG-20170109-WA0047

Ada kabar baik , setelah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pulang dari Indonesia pada pecan lalu. Kabar baik  itu adalah adanya ketertarikan Pemerintah India untuk berinvestasi di beberapa sektor di Indonesia.  Kabar itu disampaikan langsung Menteri Luhut dalam siaran pers, Senin, 21 Mei 2018.

Luhut menyampaikan sektor-sektor yang diminati Indonesia untuk diinvestasikan diantaranya industri pesawat terbang, drones, kelapa sawit, produksi obat generik, pelatihan untuk mengembangkan SDM kemaritiman, pengolahan limbah palstik menjadi energi, pembersihan sungai, dan teknologi biodesel.

Selain itu, India juga tertarik menanamkan modalnya di sektor Pariwisata. Investasi di sektor pariwisata dapat berupa  pembukaan rute penerbangan langsung dari Delhi atau Mumbai ke Jakarta, Bali, Medan, atau kota lain di Indonesia. Peluang tersebut dinilai berpotensi cukup tinggi. Mengingat tingginya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari India ke Indonesia yang mencapai 485.000 orang pada tahun lalu.

“Total turis dari India ke Indonesia meningkat 28% pada 2017, ini sangat bagus,” ujar Luhut.

Untuk wilayah yang akan dijangkau India, juga sampai ke Sabang Aceh. Keinginan India berinvestasi di Sabang yakni berupa  pembangunan rumas sakit

“Ada juga sea port (olahraga air) di sana, karena dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nicobar di India,” jelasnya.

Sehingga, menurut Luhut, secara keseluruhan kerja sama India-Indonesia sangat berdampak baik. Apalagi melihat, keunggulan teknologi India yang terjangkau, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

“Mereka membuat produk-produk mereka yang affordable, suitable, tapi functional. Itu saya kira penting buat negara berkembang seperti kita. Jadi tidak melihat barang mewah yang kita tidak butuhkan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Menko Luhut juga mengungkapkan bahwa kerja sama dua negara akan berdampak pada stabilitas keamanan di wilayah Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan adanya peranan India di Indonesia dan kerja sama yang bagus membuat keseimbangan di Indian Ocean dan Pasific Ocean. Hal itu sangat penting bagi perimbangan kekuatan yang dibangun di Indonesia, sehingga tidak ada satu (negara) yang memiliki super power.

Untuk itu, sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, Kemenko bidang Kemaritiman akan mengirimkan tim teknis kembali ke India pada pekan ini. Peluang kerja sama yang telah konkret akan dibahas di tingkat yang lebih tinggi di level kepala pemerintahan, saat rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 30 Mei 2018 mendatang. (Sumber Kontan)

S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *