Sambut Pekan Perdagangan Afrika, KBRI Kairo Gelar Temu Bisnis Dengan Pengusaha Mesir

0
WhatsApp Image 2018-06-28 at 03.52.20.jpeg

KBRI Kairo menggelar pertemuan bisnis (business gathering) dengan pengusaha asal Mesir di Kairo, Rabu (27/6/2018) malam waktu setempat. Kegiatan ini pun mendapat respon positif. Setidaknya, 250 pelaku usaha dan importir produk Indonesia meramaikan acara ini.

Kegiatan temu pebisnis ini merupakan bagian dari upaya menggarap potensi pasar Afrika sebagai tujuan ekspor komoditas RI. Mesir dianggap sebagai simpul penting dalam merambah pasar Afrika. Tidak hanya itu, acara ini juga digelar untuk menyambut pelaksanaan Pekan Perdagangan Intra Afrika (Intra African Trade Fair/IATF) 2018.

Menurut rencana, Mesir akan menjadi tuan rumah IATF 2018. Kegiatan akan digelar di Egypt International Exhibition Center di Kairo, Mesir, pada 11-17 Desember 2018. Pekan bisnis ini diprediksi diramaikan lebih dari 1.000 exhibitor dari seluruh Afrika. Secara spesifik, kegiatan IATF ini bertujuan mempertemukan calon pembeli dan penjual produk unggulan. Ditargetkan nilai transaksi yang dapat dibukukan IATF 2018 mencapai US$ 25 miliar.

“Mesir merupakan hub penting dalam pasar Afrika. Dan untuk memaksimalkan keunggulan ini tentu dibutuhkan hubungan bisnis yang baik antara Indonesia dan Mesir,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzy, dalam acara Forum Bisnis di Kairo.

Dubes Helmy menguraikan agenda reformasi ekonomi yang dilakukan pemerintah Mesir sudah menunjukkan hasil menggembirakan. World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi Mesir di tahun 2019 mendatang dapat mencapai  5,9%. “Perkembangan ini jelas memberi kontribusi positif terhadap iklim usaha dalam negeri khususnya dalam meningkatkan aktivitas industri, investasi, ekspor dan impor,” ujar dia.

Dirinya menegaskan Mesir merupakan salah satu mitra dagang non-tradisional utama bagi Indonesia di benua Afrika. Dengan demikian, lanjut dia, pertemuan bisnis ini dilaksanakan untuk lebih mempererat hubungan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Mesir. “Selain upaya peningkatan hubungan perdagangan dan  penjajakan investasi, forum ini sekaligus ajang tukar pikiran memperkecil hambatan perdagangan antara kedua negara,” jelas Dubes Helmy.

Lebih lanjut, Dubes Helmy mengajak komunitas bisnis di Mesir tidak ragu untuk berinvestasi di Indonesia. Dirinya pun mengundang para pebisnis untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 yang akan digelar di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai, Tangerang, pada 24-28 Oktober mendatang.

Kegiatan ini akan menyuguhkan lebih dari 300 produk dan jasa seperti kuliner nusantara, produk kerajinan, furnitur dan produk unggulan lokal. Selain pameran dagang, TEI 2018 juga akan menyuguhkan berbagai kegiatan, seperti kegiatan seminar, konsuItasi bisnis, serta kompetisi export start up. Acara TEI 2018 ini juga mengagendakan pengaungerahan Primaduta Award bagi buyer yang memiliki loyalitas, komitmen, dan kinerja dalam meningkatkan volume ekspor Indonesia keIuar negeri.

“Semoga Mesir dapat meraih lebih banyak  penghargaan Primaduta dari Presiden Republik Indonesia lebih banyak lagi karena  tahun lalu Mesir sudah mendapatkan 6 trofi,” harap Dubes Helmy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *