Bus Trans Tangerang Akan Dijadikan Bus Pariwisata
Bus Trans Tangerang sudah dua tahun tidak beroperasi, menyusul adanya pembatasan rute yang dilintasi bus tersebut oleh Pemerintah Provinsi ( Pemprov) DKI Jakarta. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah
emprov DKI Jakarta telah membatasi rute bus ini sampai Kalideres, sehingga pihak DAMRI selaku pengelola bus enggan mengoperasikannya.
Bus Trans Tangerang ada sudah yang hampir dua tahun tidak digunakan karena dulu rutenya Tangerang-Kali Deres dan berakhir di Taman Anggrek,” katanya, Senin, 2 Juli 2018.
Agar bus tersebut tidak terbengkalai, rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan mengalihkan fungsi mengunakan bus ini untuk menikmati destinasi wisata yang ada di Kota Tangerang. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut akhir-akhir ini angka kunjungan wisatawan ke Kota Tangerang mengalami peningkatan.
Arief menjelaskan rute yang dilintasi bus pariwisata yakni dari Taman Potret-Taman Gajah-Kampung Bekelir-Masjid Agung-Jembatan Berendeng dan lanjut ke Masjid Raya Al-‘Azhom.
“Kita akan mengoptimalkan bus ini menjadi bus wisata dan ada kemungkinan juga sebagain kita jadikan bus sekolah,” ujarnya.
Arief yakin bus pariwisata akan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Tangerang. Arief meminta masyarakar dan wisatawa bersabar menikmati perjalanan wisata dengan bus
“Kita tunggulah nanti tanggal mainnya,” tukasnya.
Sementara Kabid Pariwisata Rizal Ridholloh menyampaikan, tingkat kunjungan ke kota Tangerang dari tahun ke tahun menurut data dari Dinas Budaya, Pariwisata dan Pertamanan mengalami peningkatan 20%.
“Hingga Mei 2018 sudah ada sebanyak 443.153 wisatawan yang berkunjung dan ini akan terus bertambah, sedang tahun 2017 total ada 1.088.747,” pungkasnya. (Sumber Okezone)
