Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Pariwisata Kepada Australia

0
Wisata bahari Raja Ampat
Indonesia tawarkan peluang investasi sektor pariwisata kepada Australia. Tawaran terlontar saat digelarnya Roundtable Business Indonesia-Australia di Sydney, Australia, Selasa3 Juli 2018 lalu. Selain pariwisata ada sektor lain yang ikut ditawarkan yakni pertanian dan pendidikan.
Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman pada Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM),  Farah Ratna Dewi mengatakan ketiga sektor itu memiliki progres yang baik yang dapat menguntungkan kedua negara.
Farah menjelaskan dalam forum ini banyak yang dijelaskan kepada para pengusaha Australia  yang hadir, diantaranyat entang kebijakan pemerintah Indonesia yang mendukung investasi, proyek-proyek yang siap ditawarkan, serta reformasi layanan investasi yang sedang digarap di Indonesia.
Selain itu pasar Indonesia yang sangat menjanjikan bagi para investor juga ikut dipaparkan.“Indonesia adalah tujuan bisnis yang menarik karena dua keunggulan, yaitu lokasinya yang strategis dan pasar yang besar,” kata Farah.

Dia menambahkan bahwa saat ini pemerintah memfokuskan investasi pada bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, beserta sektor-sektor pendukungnya.

Forum tersebut mengangkat tema Peluang Investasi dan Pembaruan Kebijakan di Sektor Pariwisata, Pertanian dan Pendidikan. Kegiatan bisnis ini secara resmi dibuka oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk wilayah kerja New South Wales, Queensland dan Australia Selatan, Heru Subolo.

Dalam sambutannya, Konjen Heru Subolo mengatakan acara ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk menyebarkan informasi mengenai perkembangan terkini mengenai peluang investasi dan pengembangan bisnis di tanah air, terutama yang belum diketahui oleh kalangan pebisnis Australia.

Salah satu perkembangan penting terkini yang perlu diketahui oleh para pengusaha asing adalah penyederhanaan prosedur perizinan usaha dan rencana strategis pemerintah Indonesia untuk menarik investasi di sektor pariwisata, pertanian dan pendidikan.

“Indonesia dan Australia memiliki kedekatan geografi yang strategis, yang saya percaya memberi kita sejumlah keuntungan seperti biaya transportasi orang dan barang yang rendah,” kata Konjen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *