Pj Sekda Sulsel Tautoto Serahkan Bantuan Logistik Korban Bencana

0
PHOTO-2018-07-06-10-33-23

Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya diamuk si jago merah yang terjadi di Jalan Satando, Kelurahan Malimongan, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, yang terjadi semalam sekira pukul 19.45 Wita.

Bantuan diserahkan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tautoto Tana Ranggina didampingi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Samsibar Kepada BPBD Makassar yang selanjutnya akan diserahkan kepada warga.

“Jika terjadi hal seperti ini, korban bencana, itu perintah langsung dari Pak Gubernur Sulsel dari Jakarta, memerintahkan kepada saya dan Kepala BPBD agar Pemprov Provinsi ikut bersimpati dan berbagi duka terhadap masalah yang menimpa masyarakat Sulsel,” kata Tautoto.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa 21 buah tikar, 20 buah selimut,10 buah tenda gulung, 21 set pakaian bayi, 21 kelambu, 21 sarung, 5 set peralatan dapur, 5 set peralatan makan.

Ia juga mengatakan kedatangan itu untuk mengontrol bantuan yang sudah diberikan oleh BPBD Makassar berupa seng, kayu dan paku. Termasuk dapur umum yang dibangun.

“Awalnya, masyarakat mengira ada kampanye calon gubernur, saya jelaskan bukan, ini adalah bantuan pemerintah Sulsel,” ucapnya.

Sementara, Kepala BPBD Sulsel Samsibar, menjelaskan bahwa jika terjadi bencana, maka yang pertama melakukan penangangan adalah kabupaten/kota, namun provinsi juga dapat turut serta jika terdapat arahan atau instruksi dari Gubernur atau Sekda Provinsi.

“Kita ke lokasi memberikan perhatian berupa rasa prihatin terhadap masayarakat,” sebutnya.

Ia juga saat kejadian telah ke lokasi, termasuk menginvetarisasi kebutuhan masyarakat terdampak.

“Kita sifatnya pemberian bantuan logistik sebagai bentuk perhatian. Kita tidak langsung ke warga tetapi ke Pemerintah Kota Makassar ditengah-tengah warga yang tertimpa musibah,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan seperti ini merupakan upaya pemerintah untuk selalu hadir ditengah masyarakat yang terkena musibah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *