Kirab Obor Asian Games akan Diarak dari Pantai Bira Menuju Pantai Losari dengan Kapal Pinisi
Gelaran olahraga terakbar se-Asia, Asian Games 2018 tinggal sebulan lagi. Salah satu cara membangkitkan euforia adalah Kirab Obor (Torch Relay) Asian Games 2018.
Kirab obor Asian Games dimulai dari Yogyakarta pada 18 Juli dan dibawa berkeliling 54 kota dan 18 provinsi. Makassar akan jadi salah satu kota yang dilewati.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Pemerintah Provinsi Sulsel, Sri Endang Sukarsih mengatakan obor akan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada 28 Juli 2018 dan selanjutnya langsung dibawa menuju Tanjung Bira, Bulukumba.
“Selama perjalanan (menuju Pantai Bira Bulukumba), tentunya akan disiapkan acara penyambutan meriah di setiap daerah yang dilewati mulai dari Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba,” katanya.
Dan setelah tiba di Tanjung Bira, Bulukumba, kembali disiapkan sejumlah acara penyambutan dengan menampilkan berbagai kebudayaan. Salah satunya memperkenalkan pembuatan perahu Phinisi,” katanya.
Kemudian keesokan harinya, lanjut Sri Endang, kirab obor Asian Games 2018 akan dibawa kembali ke Makassar namun melalui jalur laut dengan menggunakan Kapal Phinisi dan tiba di Pelabuhan Soekarno Hatta.
Selanjutnya dari Pelabuhan Soetta akan menuju ke Pangkalan Angkatan Laut Vl (Lantamal) Makassar menggunakan kapal Dewaruci dan diarak ke Pantai Losari yang merupakan ikon Kota Makassar sekaligus sebagai lokasi puncak acara.
“Prosesi penyambutan obor Asian Games dilakukan dengan pesta budaya. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan kebudayaaan empat etnis yang ada di Sulsel, Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar,” ujarnya.