Panjang Trotoar di Bandung Tidak Seimbang Dengan Panjang Jalan 1.200 KM

0
68968278.jpeg

Panjang trotoar di Kota Bandung tidak seimbang dengan panjang jalannya. “Panjang jalan di Kota Bandung 1.200 kilometer, sementara panjang trotoar hanya 177 kilometer,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya, Sabtu (22/9/2018).

Arief mengatakan, ketidakseimbangan ini lantaran perkembangan pembangunan di Kota Bandung. Sehingga, tidak semua jalan memiliki trotoar. “Di beberapa kawasan, ada perluasan jalan, sehingga membuat trotoar di kawasan tersebut hilang,” tambahnya.

Beberapa ruas jalan yang tidak memiliki trotoar di antaranya di Kawasan Ciwastra dan Kawasan Ujungberung.

“Kalau untuk jalan protokol, semua sudah punya trotoar, yang belum punya memang rata-rata kawasan penyangga,” terang Arief.

Namun, untuk membuat agar seluruh jalanan di Kota Bandung memiliki trotoar, Arief mengatakan tidaklah mudah. Pasalnya saat membuat trotoar, harus bersamaan dengan membuat drainase, agar tidak harus gali lubang tutup lubang berkali-kali.

Untuk itu, kata Folmer, pihaknya mengajak Kota Bandung untuk memikirkan solusi, agar bisa membuat trotoar di lahan-lahan yang seadanya. Misalnya dengan menutup drainase dan gorong-gorong, sehingga bisa digunakan untuk pejalan kaki. Selain itu, bisa juga dengan melakukan pembebasan lahan, di halaman rumah warga seluas 1 meter persegi, untuk dibuat trotoar.

“Solusi lain misalnya dengan menggunakan sonsep skywalk. Itu kan sebenarnya trotoar melayang. Bisa dibangun di beberapa titik,” tambah Folmer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *