Gubernur Babel Ajak Investor Berinvestasi di KEK Tanjung Gunung dan Sungailiat
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, mengajak investor pariwisata untuk menanamkan modalnya di dua KEK Pariwisata baru di Bangka Belitung yakni KEK Tanjung Gunung dan KEK Sungailiat yang berada di Kabupaten Bangka. Saat ini, sudah ada beberapa investor yang tertarik berinvestasi di dua KEK tersebut.
Bahkan Tahun depan, sudah ada investor yang akan melakukan MoU untuk mendirikan dua usahanya di dua KEK baru ini. Investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk usaha hotel dan exhibition.
“Tahun depan sudah ada deal. Begitu di KEK dia MoU. Nilainya 500 miliar rupiah untuk Tanjung Gunung dan 300 miliar rupiah untuk Sungailiat. Itu hotel sama exhibition,” kata Erzaldi kepada Tim Liputan El John News, di sela-sela acara pembukaan The Hotel Week Indonesia 2018 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis, 8 November 2018.
Menurut Erzaldi, saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung masih menunggu penandatanganan dua KEK tersebut oleh Presiden Jokowi. Bukan hanya penandatanganan dari Presiden, Pemprov juga masih menunggu penghentian operasi penambangan PT. Timah.
“Tinggal menunggu surat dari PT.Timah. Mudah-mudahan PT. Timah ada agreement bahwa mereka harus menyelesaikan penambangan tersebut dalam tempo tiga tahun. Dan itu harus sudah selesai dan tidak boleh ditambang lagi. Kalau sudah itu sudah selesai,” ujar Erzaldi.
Erzaldi optimis kehadiran KEK Tanjung Gunung dan KEK Sungailiat dapat menguatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Keberadaan dua KEK itu, juga menjadi bukti bahwa sektor Pariwisata di Bangka Belitung dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat
“Tentunya ini akan membuat stimulasi yang sangat kuat bagi pertumbuhan masyarakat Bangka Belitung karena ini bagian dari pada transformasi ekonomi masyarakat Bangka Belitung dari pertambangan ke pariwisata. Ini suatu bentuk keharusan kalo kita mau berkelanjutan pembangunan ini. Kalau kita hanya mengandalkan tambang-tambang terus, karena kan tambang nanti akan habis.,” ungkap mantan Bupati Bangka Tengah ini.
Seperti diketahui pada Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian pada Senin, 5 November 2018 lalu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution telah menyepakati usulan kawasan Tanjung Gunung dan Sungailiat, menjadi KEK Pariwisata. Meskipun diterima usulan ini, ada dua hal yang perlu diperhatikan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung yakni soal penyelesaian Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Timah, dan kedua deliniasi wilayah di darat dan di laut.
“Kita harus komitmen, kalau lahan tersebut tidak dibuat untuk pertambangan, agar tidak tumpang tindih,” tegas Menko Darmin.
Rakor kali ini dihadiri antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofjan Djalil, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi,Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan dan Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh.