Kemenpar Kucurkan Dana Rp130 Miliar Untuk Pengembangan SDM Pariwisata

0
IMG_0693

Mengembangkan Pariwisata tidak dapat berjalan sendiri,  harus ada peran Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal  untuk mengurusi  sektor jasa yang satu ini. Untuk mencetak SDM yang berkualitas di bidang pariwisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menggelontorkan dana sebesar Rp130 miliar untuk program pengembangan SDM Pariwisata.

“Kita arahkan ke pelatihan kompetensi. Jadi untuk gerakan sadar wisata gak boleh. Kompetensi itu kepada karyawan atau industri yang membutuhkan seperti pemandu wisata gunung, geopark, wisata paralayang,” kata Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan Wisnu Bawa Tarunajaya saat menjadi pembicara dalam dikusi terakhir yang digelar di acara  The Hotel Week,  di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 10 November 2018. Diskusi ini, mengambil tema Meningkatkan Industri Pariwisata Melalui Perbaikan Sertifikasi dan Pelatihan Vokasi.

Menurut Wisnu, anggaran yang disiapkan Kemenpar itu, antara lain untuk pelatihan Sadar Wisata untuk propinsi-propinsi yang perkembangan wisatanya belum pesat.

“Aktivitasnya kita memberikan pemahaman ke masyarakat luas. Mulai dari sederhana, seperti melayani, apa itu Teori dan Konsep Pariwisata: Sapta Pesona, bagaimana memposisikan diri kalau ada turis,” ujarnya.

Pelatihan ini terus digenjot Kemenpar, hingga sampai ke hotel-hotel kecil maupun homestay. “Kita arahkan untuk aktivitas-aktivitas berbasis masyarakat,” kata Wisnu.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya pernah mengatakan untuk mendorong peningkatan kualitas SDM dibidang pariwisata, diperlukan kerjasama antara sekolah perguruan tinggi pariwisata, dan pelatihan SDM pariwisata, pemerintah dan komunitas di daerah pariwisata. Kementrian Pariwisata menargetkan jumlah tenaga profesional di sektor pariwisata yang harus disertifikasi tahun ini mencapai 75.000 orang.

Gelaran The Hotel Week Indonesia (THWI) 2018 digelar selama tiga hari, Kamis-Sabtu (8-10/11) di Hall B Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta Pusat. THWI 2018 sendiri merupakan sebuah pameran dan eksibisi di bidang perhotelan dan pariwisata. Acara tersebut menjadi acara tahunan yang kedua kalinya digelar untuk menghubungkan para pemain di industri perhotelan dari seluruh kawasan Asia-Pasifik.[]

Pameran ini menghadirkan 200 eksibitor, 700 delagasi dan lebih dari 200 business to business (B2B). THWI berfungsi sebagai platform untuk interaksi dan wawasan. Berbagi pengetahuan bagi mereka yang terlibat dalam bisnis terkait perhotelan hotel dan resort restoran, kafe, layanan makanan dan minuman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *