Moeldoko Ajak Peternak Siap Hadapi Era Dirupsi

0
WhatsApp Image 2018-12-09 at 6.42.56 PM(1)

Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-6 di Jatim Park 2, Batu, Minggu, (9/12/2018). Kali ini, Silatnas mengambil tema ‘Peternak Muda Membangun Bangsa, Bangga jadi Peternak Indonesia’.

Acara ini, turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kehadiran  Moeldoko ke acara tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Moeldoko ke Batu, Malang, Jawa Timur.

Selain Moeldoko Wali Kota Batu Dewanti Rumpokodna Ketua Umum Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Yudi Guntara Noor juga tampak hadir.

Kehadirannya di acara Silaturahmi Nasional ke-6 Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia ini, dijadikan Moeldoko untuk memompa semangat para peternak domba dan kambing dalam menghadapi perkembangan zaman di era disrupsi. Kepada para peternak domba dan kambing yang hadir di acara ini, Moeldoko meminta untuk siap dan mampu menangani segala hal yang terjadi akibat munculnya era disrupsi.

Moeldoko menyebut, era disrupsi tidak dapat dihentikan oleh siapa pun, karena era ini begitu cepat terjadi. “Mereka yang tergilas dan tak bisa mengikuti perkembangan di era disrupsi kemudian cenderung memaki-maki dan menyalahkan orang lain,”kata Moeldoko.

“Disrupsi di dunia berjalan amat cepat dengan segala perubahan, kecepatan, resiko, kompleksitas, maupun kejutan-kejutannya. Kita tak menyangka, baru saja ada penemuan teknologi tertentu, kini sudah ada lagi yang lebih baru. Di sinilah kiat harus terus berkembang dan meng-update diri,” tambah Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu.

Dalam kesempatan ini, Moeldoko mengapresiasi para generasi milenial yang terjun ke usaha peternakan. Kondisi tersebut, membuktikan bahwa generasi milenial juga menaruh perhatian besar kepada sektor peternakan.Moeldoko optimis produk peternakan dalam negeri dapat menjadi  produk yang berkualitas dan jumlah produksinya dapat terus meningkat, sehingga dapat memenuhi kebutuhan di negeri sendiri.
“Konsumsi protein di Indonesia itu masih sangat jauh dari kebutuhan masyarakat kita. Jadi, marketnya besar sekali. Itu belum bicara ekspor lho,” kata Mantan Panglima TNI ini.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Yudi Guntara Noor menyatakan, silatnas peternak kali ini merupakan yang keenam, setelah tahun-tahun sebelumnya dilangsungkan di Tawangmangu, Jonggol, Bantul, dan Cibubur.

“Ribuan peternak dari berbagai daerah tidur bersama di tenda, mendiskusikan berbagai hal dari hulu ke hilir berbagai persoalan di dunia peternakan,” kata Yudi.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko merasa senang acara penting ini, dapat diselenggarakan di Kota Wisata Batu. Menurut Dewanti, Batu yang kini genap berusia 17 tahun, merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi kuat di sektor pariwisata.

“Dari awalnya 150 ribu penduduk kini berkembang menjadi 250 ribu orang, seiring pertumbuhan industri pariwisata di sini. Angka kunjungan wisata pun naik pesat dari 200 ribu jadi 5 juta setahun,” ungkap ibu dari Dinasty Rumpoko, Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Raras ini.

Kota yang sempat dijuluki Belanda sebagai ‘De Klein Switzerland’ atau Swiss Kecil di Pulau Jawa’ ini memiliki slogan ‘Shining Batu’ atau ‘Batu Bersinar’

Selain menghadiri Silatnas ke-6 Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia. Moeldoko juga menyempatkan diri singgah di Balai Kota ‘Among Tani”. Tempat ini menjadi pusat pemerintahan dan perkantoran terpadu seluas 4,1 hektar yang dibangun murni dari APBD Kota Batu dengan anggaran Rp 311 miliar.Tak lupa sebagai pemerhati pariwisata, Moeldoko juga berkunjung ke destinasi unggulan lain di Batu, yakni Museum Musik Dunia di area Jatim Park 3. Moeldoko takjub dengan wisata edukatif yang menampilkan alat musik dari berbagai belahan dunia dan juga memorabilia aneka genre musik seperti jazz, pop, rock, dan keroncong.

“Saya mendukung Kota Batu mengembangkan potensi pariwisatanya di era disrupsi ini,” kata Moeldoko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *