Alhamdulillah, Pembecak Ikuti Pesantren Ramadan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan program pesantren bagi kaum dhuafa. Kegiatan selama pesantren Ramadan yang mereka ikuti meliput, kajian menjelang buka puasa, buka puasa bersama, kajian tarawih dan subuh, tadarus Al Quran, sahur bersama dan mujahadah pagi.
Pelaksana bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas kota Yogyakarta, Muhaimin mengatakan kegiatan ini sebelumnya dikenal sebagai pesantren untuk pengemudi becak. Namun, dalam dua tahun terakhir diubah menjadi pesantren untuk kaum dhuafa diantaranya pembecak, cleaning servis dan kuli Bangunan.
Melihat para pembecak khususnya yang sudah tua (sepuh) masih saja bekerja pada bulan Ramadan, sementara pemasukannya tidak sebanding seperti biasanya. Oleh karenanya Baznas Kota Yogya kembali menyelenggarakan program untuk kaum dhuafa melalui pendekatan sipiriitual.
“Dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dibulan puasa. Polanya ketika di bulan Ramadan kita lakukan pendekatan ilmu agama yang nantinya mereka juga akan mendapat uang pengganti. Sehingga ini meringankan beban mereka dan kita hindari hal-hal yang langsung dikasih,” kata Muhaimin kepada wartawan, Minggu ( 26/05/2019).
Dengan diadakan pesantren Ramadan dan karantina, mereka mendapat ilmu melalui pendekatan sipiritual dengan cara disuntik melalui motivasi. Materi yang diberikan seperti tuntunan salat dan ibadah lainnya supaya tidak melulu berbicara duniawi saja.
Sampai saat ini, menurut Muhaimin warga yang berminat mengikuti kegiatan tersebut cukup banyak, bahkan melebihi kuota yang ditetapkan.
“Ada 60 warga yang mendaftar padahal kuota yang kami sediakan hanya untuk 50 peserta. Kami pun harus menyeleksi dan mengutamakan pendaftar dari warga Kota,” tambahnya
Seluruh peserta akan mengikuti kegiatan sejak sore hingga subuh, dan menginap di Balai RW Miliran yang berada di samping masjid.
“Selepas subuh, mereka bisa menjalankan kegiatan sehari-hari mereka dan kembali lagi ke masjid saat sore hari untuk mengikuti kegiatan hingga subuh,” ucapnya.
Pesantren Ramadan ini akan berakhir pada tanggal 01 Juni 2019 mendatang. “Setelah kegiatan pesantren Ramadan berakhir kami akan memberikan sembako dan uang sebesar 1 juta per orang,” pungkasnya.