ASMINDO Genjot Penjualan Produk Mebel Untuk Pasar Dalam Negeri Pada Tahun 2023

0
IMG_1036

Asosiasi  Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) akan mengenjot penjualan untuk pasar dalam negeri. Hal itu, dilakukan untuk agar UKM furniture khususnya mebel  tetap eksis di tengah lesunya ekspor.

Ketua Umum ASMINDO Dedy Rochimat mengatakan  ekspor produk mebel pada kuartal pertama dan kedua tahun 2022 mengalami penurunan. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah ekspor produk mebel  pada tahun 2023 mendatang juga mengalami hal yang sama atau justru terjadi peningkatan.

“Kita tentunya harus perhatikan dalam negeri juga karena ekspor agak melemah di kuartal pertama dan kedua. Ini prediksi saya yang saya dapatkan dari saya roadshow ke Jawa Tengah, berkomunikasi dengan teman-teman UKM yang ekspor. Ada yang tinggal 10 persen ada yang tinggal 20 persen dan ada juga yang masih 50 persen. Semoga kita bisa mengelola lokal, lokal ini pasarnya besar,” kata Dedy saat menjadi pembicara dalam acara MarkPlus Conference 2023 yang dilangsungkan di RItz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Kamis (08/12/2022).

Dedy mengungkapkan peluang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terbuka lebar. Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang dicanangkan Pemerintah menjadi kesempatan emas bagi UKM mebel untuk mengoptimalkan penjualan. Bahkan anggaran yang dialokasikan  pemerintah untuk mengimplementasikan program tersebut,  sebesar 40 persen untuk setiap Kementerian/Lembaga hingga Pemerintah Daerah.

“Pemerintah juga sangat mendukung dan waktu kita pengukuhan Bapak Menteri Teten Masduki juga sudah mengatakan Pemerintah akan mengalokasikan 40 persen budgetnya untuk UKM. Ini harus kita lakukan sesuatu, tidak boleh diam saja,” ujar Dedy yang juga sebagai CEO & Founder VIVERE Group.

Selain itu, UKM yang berada di bawah bendera ASMINDO didorong untuk masuk  Pasar Digital UMKM (PaDI UMKM). PaDI UMKM adalah sebuah platform hasil besutan Telkom Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Platform ini dibentuk untuk mempertemukan BUMN dan UMKM dengan harapan dapat mengoptimalkan, mempercepat serta mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM.

“Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Ibu Loto juga mengatakan bahwa ayo bergabung di PaDI. Di situ sudah ada 80 ribu pembeli. Bagaimana kita daftarnya, kita akan minta bagian UKM ini untuk bergerak, kalau perlu dari BUMN juga akan datang untuk ngajari kita, supaya mereka semua bisa ikut di dalam PaDI,” terang Dedy.

Menurut Dedy, upaya lain agar produk UKM mebel menjadi tuan rumah di negeri sendiri yakni dengan memperkuat kolaborasi. Seperti diketahui, ASMINDO telah menandatangani sejumlah MoU, di antaranya dengan Real Estat Indonesia (REI) pada 27 September 2022  dan Perhutani pada  24 November 2022 lalu.

“Kerja sama dengan Perhutani sangat bagus dan sangat baik untuk UKM kita. Kalau UKM kita bisa mendapatkan bahan baku yang sudah diolah, cepat dan berkualitas serta mudah didapat, UKM-UKM kita akan lebih aktif lagi untuk bekerja, baik lokal maupun ekspor. Ini salah satu strategi yang saya rasa ini bagus sekali,” tutur Dedy.

Menurut Dedy, banyak asosiasi yang membutuhkan produk-produk furniture. Oleh karena itu, Dedy menegaskan ASMINDO siap  bergandengan tangan memenuhi kebutuhan furniture para  asosiasi.

“Asosiasi apa yang tidak berkaitan dengan produk furniture, makanan dan minuman misalnya, mereka perlu bikin gerai, kita bisa suplay gerai-gerainya yang puluhan ribu. Kemudian kita bisa bekerjasama dengan ritel-ritel besar, kita tidak minta banyak-banyak, UKM kita perlu 1 persen dulu lah saya kira ini mutual benefit, baik untuk ritel maupun UKM,” ungkap Dedy.

Meski ekspor mengalami perlambatan, Dedy mengatakan ASMINDO tidak tinggal diam. Ada upaya yang dilakukan ASMINDO agar ekspor produk furniture tetap terdongkrak, salah satunya menggencarkan pelatihan kepada pengekspor pemula.

“Kita juga sudah melakukan pelatihan untuk ekspor pemula. Dan bulan Desember ini kita mulai. Kita seleksi 100 orang dan nanti yang terpilih hanya sekitar 20 persen. Dan kita akan terus mengembangkan ekspor-ekspor ini, supaya kita banyak pengekspor,” tutup Daddy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *