Bandara Ngurah Rai Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Gratis hingga Final

0
Jul 15, 2026, 05_33_37 PM

Ilustrasi Bandara Ngurah Rai Sulap Terminal Jadi Arena Nobar Piala Dunia 2026 (Foto: Generated AI)

El John News, Jakarta – Suasana Piala Dunia 2026 kini tak hanya bisa dirasakan di stadion atau di rumah. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menghadirkan pengalaman berbeda dengan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis bagi penumpang, pengguna jasa bandara, hingga masyarakat umum.

Program tersebut digelar mulai babak perempat final hingga partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026. Area nobar dipusatkan di lantai 2 Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, lengkap dengan sajian makanan ringan dan minuman hangat yang dapat dinikmati pengunjung tanpa dipungut biaya.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana Piala Dunia di lingkungan bandara sekaligus meningkatkan pengalaman para pengguna jasa.

“Gelaran nonton bareng ini dihadirkan untuk memeriahkan atmosfer Kejuaraan Dunia Sepak Bola 2026 di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” ujar Nugroho Jati, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan agar bandara tidak hanya berfungsi sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga menjadi ruang publik yang menghadirkan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung.

“Serta untuk meningkatkan pengalaman pelanggan atau customer experience di bandara. Selain penumpang dan pengguna jasa bandara, kami mengajak masyarakat umum untuk hadir dan menikmati keseruan nonton bareng ini,” imbuhnya.

Nugroho menjelaskan, momen nobar juga menjadi ajang berkumpulnya penumpang dari berbagai negara yang tengah berada di Bandara Ngurah Rai untuk bersama-sama mendukung tim favorit mereka di fase-fase penentuan Piala Dunia.

“Kami berharap momen krusial di fase gugur yang sudah mulai mengerucut ini dapat dinikmati bersama,” katanya.

Agar kegiatan berlangsung nyaman dan aman, pengelola bandara menerapkan sejumlah ketentuan bagi seluruh pengunjung. Mereka diwajibkan menjaga ketertiban serta menghormati pengunjung lainnya selama acara berlangsung.

Pengunjung juga tidak diperbolehkan membawa senjata api, senjata tajam, atribut bendera yang menggunakan kayu atau bahan keras, maupun membawa dan mengonsumsi minuman beralkohol di area nobar.

Selain itu, lokasi nobar ditetapkan sebagai kawasan bebas rokok, termasuk rokok elektronik. Meski demikian, pengunjung tetap diperbolehkan mengenakan atribut bertema sepak bola seperti jersey tim nasional maupun membawa bendera negara peserta untuk menambah semarak suasana.

Nugroho berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat fungsi Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai ruang publik yang terbuka bagi masyarakat sekaligus menghadirkan alternatif hiburan di tengah tingginya antusiasme terhadap Piala Dunia 2026.

“Kami berharap kegiatan nonton bareng di bandara ini dapat menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai ruang publik yang terbuka, hangat, inklusif, serta dapat menjadi tempat hiburan alternatif bagi masyarakat umum dan seluruh pengguna jasa,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan tetap mengedepankan standar operasional bandara, sehingga aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan terhadap aturan tetap menjadi prioritas utama.

“Sebagai pengelola bandara, tentunya seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan prinsip keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan terhadap aturan,” tutup Nugroho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *