BusinessEconomicHeadline News

Bantu Masyarakat, Halte Transjakarta Jual Bahan Pokok

Ada yang berbeda dari halte Transjakarta selama bulan Ramdhan. Jika kita amati sehari-hari hanya ada orang yang menunggu kedatangan bus Transjakarta dan petugas transjakarta,  namun kali ini di halte Transjakarta banyak bahan pokok yang tertata rapi. Bahan-bahan pokok itu sengaja dipamerkan di halte Tansjakarta untuk dijual.

Bahan-bahan pokok yang dijual ini merupakan program PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk memudahkan masyarakat dalam mencari bahan pokok jelang Ramadhan dan Idul Fitri. Pada umumnya setiap jelang Ramadhan dan Idul Fitri, ketersedian bahan pokok di pasar  maupun pusat perbelanjaan tidak tersedia banyak, sehingga harga bahan pokok menjadi naik.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan Transjakarta adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkomitmen untuk melaksanakan sinergitas dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilisasi harga mengoptimalkan fasilitas yang dimiliki. Maka itu, mulai Jumat, 26 Mei 2017 ini, halte Transjakarta akan menjual bahan pangan pokok kepada pelanggan.

“Komoditas yang dijual berupa beras dijual seharga Rp45.000 untuk 5 liter, minyak goreng senilai Rp11.000 per kilogram (kg), tepung terigu Rp8.500 per kg, dan gula Rp12.500 per kg,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 26 Mei 2017.

Layanan penjualan bahan pokok di halte transjakarta dimulai pada pukul 16.00 wib dan berakhir pada pukul 19.00 wib. Layann itu akan aktif selama bulan Ramdhan.

Perpanjangan waktu dilakukan mempertimbangkan permintaan masyarakat terhadap inovasi layanan tersebut. “Bisa saja sampai pukul 20.00 WIB,” tutur Budi.

Dia mengungkapkan, penjualan bahan pangan pokok di halte Transjakarta menggunakan transaksi nontunai. Mekanisme tersebut sesuai program pemerintah yang menggiatkan kegiatan nontunai.

“Halte Transjakarta yang memasarkan bahan pangan pokok juga dilengkapi dengan petugas untuk menjual produk-produk tersebut. Serta sarana penunjang yang bertujuan memberi pelayanan yang terbaik pada masyarakat,” katanya.

Selain pemanfaatan halte Transjakarta untuk mendukung ketahanan pangan dan stabilisasi harga, Transjakarta juga akan menampilkan harga bahan pangan pokok dengan memasang stiker di bus Transjakarta.

Rencananya, halte Transjakarta yang menjual bahan pangan tersebut ada 50 halte. Namun, prosesnya dilakukan secara bertahap, dan pada Jumat  26 Mei 2017 ini baru dilakukan di 23 halte. Adapun 23 halte bus Transjakarta yang dimaksud sebagai berikut:

1. Halte Transjakarta Stasiun Kota
2. Halte Transjakarta Bendungan Hilir
3. Halte Transjakarta Harmoni
4. Halte Transjakarta Dukuh Atas 1
5. Halte Transjakarta Sawah Besar
6. Halte Transjakarta Juanda
7. Halte Transjakarta Cempaka Timur
8. Halte Transjakarta Manggarai
9. Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun
10. Halte Transjakarta Sunan Giri
11. Halte Transjakarta Pasar Pulogadung
12. Halte Transjakarta Senen Sentral
13. Halte Transjakarta Tegalan
14. Halte Transjakarta Kramat Sentiong
15. Halte Transjakarta Cawang UKI
16. Halte Transjakarta Makro
17. Halte Transjakarta BKN
18. Halte Transjakarta Slipi Pertamburan
19. Halte Transjakarta Terminal Pinang Ranti
20. Halte Transjakarta Grogol II
21. Halte Transjakarta Slipi Kemanggisan arah Pluit
22. Halte Transjakarta Penjaringan
23. Halte Transjakarta Pluit.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button