Bantu Pemerintah Atasi Covid-19, Malini Agropark Uluwatu Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Ketat

0
20201019_131305

Penerapan protokol kesehatan sudah menjadi keharusan yang diterapkan Malini Agropark Uluwatu untuk menyambut wisatawan di tengah pandemi Covid-19. Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata edukasi dan menawarkan keindahan alam ini  harus mengikuti serangkaian protokol kesehatan yang diterapkan.

Mulai dari mengukur suhu tubuh , mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitazer menjadi rangkaian yang harus dijalani wisatawan.

Jurnalis El John News dan sejumlah media  saat berkunjung  ke Malini Agropark Senin (19/10/2020), juga ikut menjalani rangkaian protokol kesehatan yang ditetapkan. Kunjungan ini merupakan rangkaian acara Famili Trip (Famtrip) yang diselenggarakan Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) selama tiga hari (19-21 Oktober 2020). Di objek wisata ini, juga dipasang imbauan pencegahan penyebaran Covid-19 yang harus ditaati wisatawan.

Untuk area makan juga dibatasi dengan jarak makan sesama wisatawan minimal satu meter. “Kami juga menyiapkan satu table itu maksimal dua orang area di table kami sangat luas sekali jadi dua kami sedikan, memang di suatu kondisi tertentu wisatawan itu lebih cenderung mereka berbaur satu sama lainnya namun memang kami tetap menganjurkan mereka untuk menjaga jarak,” kata pendiri Malini Agropark Wayan Tana kepada jurnalis El John News, Senin (19/10/2020).

Kepada karyawannya, Wayan memberikan instruksi untuk tak segan-segan mengimbau secara sopan kepada wisatawan yang melakukan kerumunan. “Sampai saat ini saya tidak menemukan wisatawan yang bandel pada umumnya mereka mematuhi langsung di dalam diri mereka sendiri,” ujar Wayan.

 

Selain itu, menurut Wayan area Malini Agropark rutin dilakukan penyemprotan disinfektan agar keamanan dan kesehatan wisatawan dapat terjamin.

“Iya disinfektan kami lakukan selain itu kami juga disini berbasis alam jadi kami diuntungkan dengan sinar matahari yang selau menyinari area-area di sini. Di sini area terbuka tidak tertutup jadi sirkulasi angin sangat bagus sekali,”ungkap Wayan.

“Yang kami harapkan adalah walau kami berinteraksi seperti ini mudah-mudahan tidak ada yang terjangkit, tidak ada yang tertular jadi betul-betul menjaga dari diri sendiri sehingga tugas pemerintah akan lebih ringan dan fokus pada pengobatan,” tambah Wayan.

Malini Agropark merupakan objek wisata yang menggabungkan pertanian dan pariwisata. Objek wisata yang diluncurkan pada Agustus 2018 ini memiliki luas lahan 1 hektar dengan puluhan jenis tanaman, termasuk Bok Choy, sejenis sawi dari China, yang menjadi unggulannya.

Selain itu, Milani Agropark juga menawarkan pemandangan mempesona mengelilingi Malini dengan tebing kapur eksotis dan hamparan lautan biru Samudera Hindia. Langit biru dan cahaya matahari terik menambah keindahan atmosfir tempat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *