Bantu Petani Tingkatkan Kesejahteraan, Moeldoko Dorong Generasi Muda Terjun ke Sektor Pertanian

0
IMG_9740

Ketua Umum DPP  HKTI Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.I.P mendorong generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian agar produk pertanian Indonesia semakin berkembang dan kesejahteraan petani dapat meningkat. Hal tersebut disampaikan Moeldoko usai menghadiri HUT ke-50 HKTI di  Hotel Discovery Ancol Jakarta, Rabu (07/06/2023).

Moeldoko yang juga sebagai Kepala Staf Kepresidenan ini,   menyebut sektor pertanian memiliki ruang kerja yang luas, bukan semata-mata hanya bertani. Ruang yang luas ini, seyogyanya dapat dimanfaatkan  oleh generasi muda untuk membantu petani dalam memproduksi komoditas yang dibutuhkan masyarakat.

“Ruang bertani sangat luas,  bukan hanya berlumpur-lumpur , tapi ada sektor lain yang pada akhirnya bisa membantu para petani Indonesia,” kata Moeldoko.

Ruang kerja lain yang dapat dikerjakan oleh generasi muda, salah satunya adalah informasi teknologi yang berkaitan dengan pertanian. Zaman sekarang bertani tidak hanya mengandalkan cangkul,  namun membutuhkan kehadiran  teknologi yang dapat mendukung kinerja petani.

“Ada sektor lain yang pada akhirnya bisa membantu para petani Indonesia , yakni dengan IT. Generasi muda pada umumnya memiliki keahlian di bidang IT yang dapat dikembangkan untuk membantu mereka (petani),” ujar Moeldoko.

Pada kesempatan ini, Moeldoko juga menyampaikan pesan kepada insan tani maupun masyarakat untuk tidak selalu mengandalkan beras dalam  memenuhi kebutuhan pangan. Masih ada komoditas lain yang fungsi dan kandungan gizinya yang  tidak jauh berbeda dengan nasi, salah satunya sorgum.

“Ada tanaman-tanaman lain yang bisa kita gerakkan yang tadinya tertidur seperti sorgum. Sorgum  itu bukan barang baru bagi Indonesia karena di relief Borobudur itu sorgum sudah digambarkan, artinya masyarakat Indonesia sudah lama mengenal sorgum,  tetapi cukup lama barang itu tertidur maka kita bangkitkan kembali,” tutur Moeldoko.

Di HUT ke-50, Moeldoko berpesan kepada para anggota HKTI untuk mengevaluasi diri tentang apa yang sudah diberikan kepada petani. Hal ini penting agar dapat menjadi tolak ukur organisasi agar selalu mendampingi petani dalam meningkatkan kesejahteraannya.

“Pesan-pesan saya dengan pertanyaan tadi, seberapa besar kontribusi kita terhadap para petani. organisasi ini sudah 50 tahun, maka kita harus selalu mawas diri, organisasi harus selalu bisa memberikan kontribusi kepada para petani, sehingga keberadaannya sungguh diharapkan oleh mereka,” tutup Moeldoko.

Tahun ini, perayaan HUT mengusung tema “Bersama Petani, Indonesia Kuat”. Tema itu dipilih, agar ada semangat yang tinggi dari anggota HKTI  agar tidak putus memberikan perhatian kepada para petani. Acara perayaan HUT dihadiri oleh utusan anggota HKTI yang terdiri dari pengurus DPP, DPD, DPC, organisasi sayap HKTI, perwakilan pemerintah dan mitra kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *