Batam Akan Jadi Rumah Kedua Warga Singapura
Alasan sederhana yaitu jarak yang dekat antara Batam dan Singapura, membuat banyak warga Batam menghabiskan liburan ke Negeri Singa Putih. Namun, ternyata tidak sedikit pula warga Singapura yang menyeberang ke Batam, untuk sekedar berlibur.
Alasannya, ada banyak pilihan wisata di Batam, salah satunya adalah bermain golf dengan harga yang terjangkau, tetapi berkelas internasional.
Seperti diketahui, waktu tempuh dari Singapura ke Batam hanya memakan waktu 45 menit, melalui jalur laut. Kemudahan inilah yang menjadikan Batam banyak dikunjungi warga Singapura.
“Lapangan golfnya luar biasanya. Karena, jaraknya yang dekat dan sumber daya kita memang ada di sana. Sehingga, banyak orang Singapura yang berwisata ke Batam setiap akhir pekan. Mereka bisa pergi pagi, pulang sore, atau menginap semalam,” kata Kepala Bidang Pameran Khusus dan Meetings Incentives Conferences and Exhibitions Kementerian Pariwisata, Titik Wahyuni di acara Air Asia Travel 2016, di Tawau, Malaysia pada Sabtu (7/5).
Titik menjelaskan, fakta itulah yang membuat Kementerian Pariwisata menargetkan Batam menjadi rumah kedua bagi orang Singapura dan warga negara asing yang tinggal di Singapura.
Pemerintah, saat ini telah menjadikan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Berbagai kemudahan investasi disediakan di Batam untuk menarik minat investasi asing. Fasilitas yang diberikan antara lain keamanan, perizinan, keimigrasian, dan investasi. Diharapkan berbagai tawaran fasilitas ini bisa semakin menarik minat wisatawan asing berkunjung dan berinvestasi di Batam.
Saat ini, tim Kementerian Pariwisata sedang berada Tawau, Malaysia, untuk melakukan branding dan promosi pariwisata Tanah Air. Kemenpar menawarkan keragaman Indonesia, seperti pantai di Bali, serta menikmati warisan budaya yang termasuk dalam situs warisan budaya UNESCO seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
