Beberapa Pebulutangkis Indonesia Melaju Mulus Lewati Babak Pertama All England 2017
Ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi sukses melewati babak pertama All England 2017. Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta yang turun di nomor ganda putri juga berhasil menembus babak kedua.
Angga/Ricky lolos setelah mengalahkan wakil Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, pada pertandingan babak pertama di Barclaycard Arena, Birmingham, Rabu (8/3). Unggulan ketujuh itu menang dua game langsung 27-25 dan 21-19 dalam waktu satu jam.
Di babak kedua, Angga/Ricky akan berhadapan dengan ganda China, Liu Cheng/Zhang Nan. Liu/Zhang mendapatkan tempat di babak kedua usai menundukkan Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh (Thailand) dengan skor 21-11, 16-21, dan 21-13.
Sementara itu, Greysia/Rizki mengatasi perlawanan pasangan Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen dengan skor 21-19 dan 21-17. Mereka selanjutnya akan melawan Cheryl Seinen/Iris Tabeling (Belanda) atau Naoko Fukuman/Kurumi Yonao (Jepang).
Sayangnya, langkah Greysia/Rizki tak diikuti oleh Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari/. Della/Rosyita harus mengakui ketangguhan unggulan pertama asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, dengan skor 15-21 dan 13-21.
Tontowi/Liliyana & Dinar Melaju ke Babak Kedua
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melewati babak pertama All England 2017 dengan relatif mudah. Unggulan kedua di nomor ganda campuran itu lolos setelah menyingkirkan pasangan Taiwan.
Tontowi/Liliyana hanya butuh 25 menit untuk mengatasi perlawanan Wang Chi Lin/Lee Chia Hsin pada pertandingan di Barclaycard Arena, Birmingham, Rabu (8/3). Mereka menang dua game langsung dengan skor 21-8 dan 21-18.
“Penampilan perdana kami hari ini cukup baik. Walaupun lawan bukan pemain unggulan. Tapi kami harus tetap fokus dan tidak boleh lengah. Karena kalau lengah, bisa seperti tadi di game kedua, yang hampir lewat. Persaingan di lapangan sudah lebih merata, semua lawan perlu diwaspadai,” ujar Liliyana.
Tontowi/Liliyana selanjutnya akan menghadapi ganda Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich, di babak kedua.
Tontowi/Liliyana mengaku tampil tanpa beban dan lebih enjoy di All England kali ini. Mereka bisa tampil lebih lepas setelah memenuhi target merebut medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro pada tahun lalu.
“Kami lebih fresh dan bergairah untuk tampil di All England kali ini,” ungkap Tontowi.
“Setelah melewati Olimpiade, pertandingan yang selama ini kami impi-impikan, kami bisa lebih enjoy dan menikmati pertandingan. Beban berat itu (Olimpiade Rio 2016) sudah kami lewati,” kata Liliyana.
Sementara itu, tunggal putri Dinar Dyah Ayustine melangkah ke babak kedua setelah menundukkan Natalia Koch Rohde (Denmark) 21-19 dan 22-20. Dinar selanjutnya akan melawan P.V. Sindhu (India).
