Besok, Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Diresmikan Presiden

0
2018-06-04_Simulasi-Terminal-Baru-Bandara-Ahmad-Yani

Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang siap diresmikan pada Kamis besok, 7 Juni 2018. Rencananya, Presiden Jokowi yang langsung meresmikan terminal anyar ini.

PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang telah melakukan pemindahan peralatan dari terminal lama ke terminal baru. Pemindahan ini diberi nama “operasi boyong” yang merupakan fase terakhir dari proses pembangunan terminal baru tersebut.

Operasi boyong telah dimulai pada Selasa,5 Juni 2018 hingga Rabu dini hari, 6 Juni 2018. Peralatan yang dipindahkan berupa peralatan screening check point (SCP) 2 dan fasilitas di ruang tunggu domestik dan internasional. Peralatan lain yang dipindahkan yaitu trolleyx-ray, komputer kios, walk through metal detector (WTMD) atau alat pendeteksi metal, meja pemeriksaan SCP, peralatan perkantoran, dan lainnya.

Sebelumnya, pada Minggu, 3 Juni 2018, telah dilakukan simulasi total pengoperasian Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Simulasi ini melibatkan 100 karyawan yang berperan sebagai penumpang.

Menteri Perhubungan (Mehub)  Budi Karya Sumadi  mengatakan terminal baru ini sudah beroperasi pada Rabu, 6 Juni 2018 namun baru diresmikan pada Kamis besok, 7 Juni 2018.

Menhub  mengaku bangga dan puas, ketika berkeliling di terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Selasa petang, 5 Juni 2018.

Dengan dibangunnya terminal baru Bandara Ahmad Yani ini, jelas Budi Karya, maka luasannya sembilan kali lebih luas dari bandara lama. Sehingga, bila bandara lama dikatakan tidak layak melayani calon penumpang, sekarang sudah jauh dari layak.

Namun demikian, lanjut Menhub, meski terminal baru sudah terbangun, orang-orang yang ada di Bandara Ahmad Yani harus bisa memberikan pelayanan lebih kepada para calon penumpang. Sehingga, bandara yang berada di ibukota Jawa Tengah ini layak untuk bisa dibanggakan.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, untuk bisa meningkatkan pelayanan kepada calon penumpang secara maksimal.

“Secara umum, saya merasa puas hasil karya yang baik dan semuanya adalah hasil karya anak bangsa. Tadi dilihat flownya, arsitektunya, jenis makanannya banyak makanan dalam negeri. Lokal dan kearifan lokal. Saya bangga dengan apa yang ditampilkan. Yang harus kita perhatikan adalah rohnya berupa servis. Dengan bandara yang bagus kalau servisnya kurang itu akan tidak maksimal. Oleh karenanya saya minta Pak Faik persiapkan dengan baik,” kata Menhub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *