BKPM Permudah Investasi Kejar Target Rp 678 Triliun
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan melakukan konsolidasi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Wilayah Indonesia Timur. Upaya ini merupakan bentuk proaktif demi mencapai target investasi nasional 2017 senilai Rp 678,8 triliun.
Dalam siaran persnya, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis berharap langkah proaktif ini dapat membantu investor ketika ingin berinvestasi di daerahnya.
Terkait hal ini Presiden Jokowi pernah menyampaikan keinginannya merealisakan ekonomi berkeadilan pada 2017 ini. Karena itu BKPM memilih Wilayah Indonesia Timur yang merupakan wilayah IV sebagai tempat konsolidasi untuk merealisasikan keinginan Presiden.
“Oleh karena itu, proyek-proyek investasi yang berada di wilayah-wilayah pelosok seperti Indonesia Timur harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” kata Azhar.
Lebih lanjut Azhar menambahkan, realisasi investasi di Wilayah IV ini diharapkan bisa meningkat pada 2017.
Sebelumnya, pada 2016 silam realisasi investasi di Indonesia Timur mencapai Rp 119,3 triliun dari rencana awal sebesar Rp 119 triliun.
Daerah-daerah yang termasuk dalam wilayah IV tersebut adalah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Sementara itu, kenaikan nilai investasi di Indonesia Timur diharapkan bisa banyak membantu target investasi nasional 2017 sebesar Rp 678,8 triliun.
