Siap-Siap War Tukar Uang Baru 2026 di PINTAR BI! Ini Tahapan Lengkap dan Ketentuannya

0
Siap-Siap War Tukar Uang Baru 2026 di PINTAR BI! Ini Tahapan Lengkap dan Ketentuannya

El John News, Jakarta – Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia kembali menghadirkan layanan penukaran uang Rupiah melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang dilaksanakan lewat layanan kas keliling.

Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan uang pecahan baru menjelang Lebaran, tanpa harus mengantre panjang di kantor perbankan. Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seluruh proses penukaran kini wajib diawali dengan pemesanan secara daring.

Tahapan Tukar Uang Baru Melalui PINTAR BI

Proses penukaran uang Rupiah dilakukan secara bertahap dan terjadwal. Berikut alurnya:

  1. Akses situs PINTAR BI di laman resmi (pintar.bi.go.id)
  2. Pilih menu layanan, lalu klik “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”
  3. Tentukan lokasi kas keliling sesuai wilayah yang tersedia
  4. Pilih jadwal penukaran yang masih memiliki kuota
  5. Isi data pemesan dan kontak secara lengkap
  6. Masukkan nominal uang Rupiah yang akan ditukarkan
  7. Cek rincian bukti pemesanan
  8. Unduh dan simpan bukti pemesanan

Pada hari penukaran, wajib membawa bukti pemesanan serta KTP asli sebagai syarat administrasi. Pemesanan dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan akan ditutup otomatis ketika kuota terpenuhi. Sistem ini diterapkan untuk mencegah antrean panjang sekaligus memastikan distribusi uang tunai layak edar berlangsung tertib dan merata selama momentum Ramadan dan Idul Fitri.

Kas Keliling Bergerak di Berbagai Wilayah, Bank Indonesia juga mengingatkan masyarakat untuk aktif memantau jadwal dan lokasi kas keliling, karena layanan ini bersifat bergerak dan hanya tersedia di titik-titik tertentu pada waktu yang telah ditentukan.

Penukaran Rupiah melalui SERAMBI tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan Lebaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia menjaga ketersediaan uang layak edar di tengah meningkatnya transaksi masyarakat selama bulan suci.

Program tahunan ini kerap disambut antusias karena memberikan kemudahan menukar uang baru tanpa harus datang langsung ke kantor bank. Meski demikian, Bank Indonesia menegaskan agar masyarakat selalu merujuk pada informasi resmi, guna menghindari kesalahan jadwal maupun potensi penipuan yang mengatasnamakan institusi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *