Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Banyumas Bentuk Tim Khusus Untuk Membubarkan Kerumunan
Untuk membubarkan kerumunan massa dan mengingatkan orang dalam pemantauan (ODP). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, menggerakkan tim khusus yang terdiri dari Satpol PP dan juga Linmas.
Achmad Husein selaku Bupati Banyumas mengatakan, pengetatan pengawasan di wilayahnya karena sudah ada dua warga yang positif covid-19.
“Pasien yang positif salah satunya masih dirawat di RSUD Margono Soekarjo. Setelah positif, tim menyusuri siapa saja yang sempat kontak terutama keluarganya yang berada di Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur,” katanya, Minggu (22/3/2020).
Achmad mengungkapkan tim akan terus berkeliling dan membubarkan kerumunan. Hal ini dilaksanakan untuk menaati kebijakan social distancing.
“Sampai saat ini di Banyumas ada 164 ODP dan pasien dalam pengawasan (PDP) sembilan orang. Sedangkan yang positif ada dua. Satu di antaranya meninggal di Jakarta dan dimakamkan di Banyumas,” jelas Achmad.
Sampai saat ini di Banyumas ada 164 ODP dan pasien dalam pengawasan (PDP) sembilan orang. Sedangkan yang pisitif ada dua, Satu diantaranya meninggal di Jakarta dan dimakamkan di Banyumas.
