Cinta Pada Pandangan Pertama Hanya Mitos

0
LOVE

Apakah Anda percaya pada cinta pada pandangan pertama? Atau mungkin Anda pernah mengalaminya? Tiba-tiba merasakan jatuh cinta padahal Anda baru saja bertemu dengan orang tersebut? Apakah yang Anda rasakan pada waktu itu benar adalah cinta atau ketertarikan sesaat?

Banyak orang yang mengaku telah menemukan jodohnya karena cinta pada pandangan pertama. Beberapa ahli kemudian mencoba membuktikan benarkah kita dapat jatuh cinta pada pertemuan yang pertama. Dan hasilnya, para ahli tersebut memiliki pendapat yang berbeda.

Menurut penelitian, cinta pada pandangan pertama hanyalah mitos belaka. Karena seseorang normalnya butuh minimal empat kali bertemu sebelum benar-benar merasakan jatuh cinta.

Hal ini sudah dibuktikan oleh para peneliti dari Hamilton College, New York, Amerika Serikat, yang meneliti sekelompok pria dan wanita muda. Para responden tersebut diberikan beberapa foto yang menunjukkan wajah seseorang.

Para peneliti kemudian akan mengukur tingkat ketertarikannya pada orang yang ditunjukkan dalam foto yang mereka pegang. Penelitian ini ingin membuktikan pada saat kapan seseorang benar-benar bisa merasa tertarik pada orang lain, dan selanjutnya ingin menjalin cinta.

Sambil memperhatikan dan mengamati foto-foto tersebut, untuk menilai tingkat daya tarik, aktivitas otak para responden juga dianalisa melalui monitor yang terhubung. Responden kemudian ditunjukkan kembali foto yang sama untuk kedua kalinya, ketiga kalinya hingga keempat kalinya.

Hasilnya, saat melihat foto untuk kedua kalinya, tingkat daya tarik orang dalam foto tersebut lebih tinggi ketimbang saat pertama kali mereka melihatnya. Ketika ditunjukkan untuk kali ketiga, ketertarikan semakin tinggi dan ketika ditampilkan foto yang keempat kalinya, tingkat ketertarikannya adalah yang paling tinggi.

Monitor yang digunakan dalam penelitian ini juga menunjukkan adanya penambahan aktivitas di area otak yang mengatur rasa kegembiraan dan kesenangan saat empat kali melihat foto orang yang sama.

“Orang sering kali jatuh cinta pada seseorang setelah beberap kali bertemu muka, meskipun awalnya tidak tertarik sama sekali,” jelas Ravi Thiruchselvam, psikolog dari Hamilton College.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *