Cristiano Ronaldo Akhiri Karier Piala Dunia Tanpa Gelar Juara

0
WhatsApp Image 2026-07-07 at 17.51.47

Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 (Foto: Instagram Cristiano Ronaldo)

El John News, Jakarta-Perjalanan Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia resmi berakhir setelah Portugal tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan 0-1 dari Spanyol di Arlington, Texas, Senin (6/7/2026), sekaligus mengakhiri impian Ronaldo untuk menutup kariernya dengan mengangkat trofi Piala Dunia.

Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time memastikan langkah Portugal terhenti. Hasil tersebut juga menjadi penampilan terakhir Ronaldo di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia setelah sebelumnya memastikan Piala Dunia 2026 menjadi edisi terakhir yang diikutinya.

Selama lebih dari dua dekade, Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia. Berbagai gelar bergengsi berhasil diraihnya di level klub bersama Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, Juventus, hingga Al Nassr, termasuk sederet penghargaan individu. Namun, gelar juara Piala Dunia tetap menjadi satu-satunya pencapaian besar yang belum berhasil ia raih.

Pelatih Portugal Roberto Martinez memberikan penghormatan atas dedikasi dan kepemimpinan Ronaldo sepanjang turnamen. Menurutnya, sang kapten telah memberikan segalanya demi mewujudkan impian Portugal menjadi juara dunia.

“Kami akan selalu berterima kasih atas apa yang telah ia lakukan di Piala Dunia ini. Mimpi kami adalah menjadi juara dunia dan dia telah berusaha mewujudkannya dengan menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa sebagai kapten,” ujar Martinez.

Martinez juga menilai pembahasan mengenai masa depan Ronaldo belum menjadi fokus utama setelah kekalahan tersebut. Ia memilih memberikan apresiasi atas kontribusi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

“Yang sedang kita bicarakan adalah seorang ikon sepak bola. Tidak banyak sosok seperti Cristiano Ronaldo,” tambahnya.

Sepanjang enam penampilannya di ajang Piala Dunia, Ronaldo mencatatkan 27 pertandingan dengan torehan 11 gol. Debutnya berlangsung pada Piala Dunia 2006 ketika Portugal berhasil melaju hingga semifinal sebelum dihentikan Prancis. Salah satu momen paling dikenang terjadi saat Ronaldo sukses mengeksekusi penalti penentu kemenangan atas Inggris pada babak perempat final.

Meski usia telah menginjak 41 tahun, Ronaldo tetap dipercaya tampil sebagai starter saat menghadapi Spanyol. Ia bermain penuh selama 90 menit dan melepaskan tiga percobaan ke arah gawang, namun gagal menghindarkan Portugal dari kekalahan.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente turut memberikan penghormatan kepada Ronaldo. Menurutnya, dedikasi dan profesionalisme pemain berjuluk CR7 itu layak menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Saya sangat mengaguminya, baik nilai-nilai yang ia pegang maupun dedikasinya terhadap sepak bola. Dia adalah teladan bagi para pemain muda,” kata De la Fuente.

Ia juga mengungkapkan rasa hormat yang terjalin selama bertahun-tahun setiap kali bertemu dengan Ronaldo.

“Setiap kali kami bertemu, kami saling menunjukkan rasa hormat dan bangga bisa saling mengenal.”

Berakhirnya perjalanan Ronaldo di Piala Dunia juga menutup salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola dengan Lionel Messi di panggung dunia. Berbeda dengan Ronaldo, Messi berhasil mencapai final Piala Dunia 2014 sebelum akhirnya membawa Argentina meraih gelar juara dunia pada edisi 2022.

Dengan tersingkirnya Portugal di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo pun menutup kariernya di turnamen tersebut tanpa pernah merasakan tampil di partai final maupun mengangkat trofi juara dunia. Meski demikian, warisannya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa tetap akan dikenang dalam sejarah sepak bola dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *