Di Hari Pariwisata Dunia, EL JOHN Indonesia Group dan Kemenpar Jalin Kerja Sama Co-Branding

0
5e08b0d5-aa7e-4c7f-a343-1552c7e10183

Jumat,  27 September 2019, menjadi hari yang bersejarah bagi EL JOHN Indonesia  Group maupun Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pasalnya di Hari Pariwisata Dunia itu,  kedua institusi ini, sepakat menjalin kerjasama nota kesepahaman  mengenai Co-Branding Program-Program Promosi Pariwisata Indonesia.

Nota kesepahaman ini, ditandatangani oleh CEO PT. EL JOHN Indonesia  Johnnie Sugiarto dan Sekretaris Kemenpar serta disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, dalam acara Wonderful Indonesia Co-Branding Forum di Balairung Soesilo Soedarman,  Gedung Sapta Pesona Kemenpar.

Nota Kesepahaman ini,  bertujuan untuk meningkatkan ekuitas merek (brand equity) dari brand Wonderful Indonesia/Pesona Indonesia dan brand milik EL JOHN Indonesia  Group, serta sekaligus memajukan pariwisata Indonesia.

Dalam meningkatkan ekuitas merek, kedua pihak sekapat untuk menjalin kolaborasi dan koordinasi yang dapat menciptakan tujuan bersama.  Nota kesepahaman ini berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua pihak.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan untuk memajukan pariwisata tentu tidak bisa dilakukan sendiri oleh Kemenpar. Perlu kolaborasi antar stakeholder (pentahelix) dalam spirit Indonesia Incorporated.

“Saya mengapresiasi kerja sama co-branding dengan seluruh mitra dalam sebuah kolaborasi yang cantik dalam rangka mendukung program Kemenpar,” katanya.

“Dengan kerja sama ini,  Wonderful Indonesia semakin dikenal secara global dan hal ini tidak terlepas dari kontribusi mitra Co-Branding,” kata Menpar.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa, juga menjelaskan mengapa melakukan kerja sama dengan merk-merk terkenal yang ada di Indonesia, lantaran prinsip dari Co-Branding adalah bagaimana mengintegrasi antar 2 atau lebih brand yang tujuannya meminimalisir cost (sinergi).

“Akses ke new market, dan mengurasi risiko karena menggunakan brand yang familiar. Contohnya adalah bagaimana BMW dan Louis Vuitton. BMW memproduksi sports car BMW i8, sementara LV mendesain tas khusus yang menjadi bandling paket pembelian mobil BMW,” katanya.

Seperti diketahui, EL JOHN Indonesia Group memiliki banyak unit usaha yang core bisnisnya berbasis pariwisata. Unit usaha itu bergerak di bidang pageants, media, hote travell dan kesehatan. Tidak sedikit, kontribusi dari kegiatan-kegiatan yang dibuat EL JOHN Indonesia Group dalam menumbuhkan pariwisata nasional, seperti pemilihan Putri Pariwisata Indonesia dan Putra Putri Pariwisata Nusantara.

Selain EL JOHN Indonesia Group,  ada 138 korporasi yang ikut menandatangain program  Co-branding ini.

Ketua Tim Co-Branding Kemenpar, Priyantono Rudito, beberapa mitra dan calon mitra Co-branding sudah melewati proses seleksi dan kurasi. “Program co-branding harus dieksekusi di level operasional, dengan pemerintah sebagai agen yang memfasilitasi,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *