Dinas Kesehatan Sinjai Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Imunisasi Campak dan Rubella
Cakupan program imunisasi campak dan rubella (MR) di Kabupaten Sinjai tergolong masih sangat rendah. Oleh karena banyaknya kendala dilapangan, salah satunya tentang anggapan bahwa belum adanya kejelasan tentang status vaksin imunisasi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sinjai dan Kemenag Sinjai megadakan rapat koordinasi dan sosualisasi pelaksanaan imunisasi campak dan rubella (MR).
Pertemuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (21/9/18) yang dihadiri Penjabat Bupati Sinjai Drs. H. Jufri Rahman, Perwakilan Polres, dan Kodim 1424 Sinjai.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai dr A. Suryanto Asapa berharap dengan adanya rapat pertemuan ini seluruh masyarakat di Kabupaten Sinjai tidak perlu ragu lagi atas program vaksinasi MR tersebut.
“Di Sinjai capaian imunisasi MR baru mencapai 30 persen dimana seyogyanya sudah mencapai 85 persen. Olehnya itu Kepada masyarakat yang mempunyai anak usia 9 bulan -15 tahun untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella,” katanya.
Menanggapi hal tersebut Penjabat Bupati Sinjai Drs. H. Jufri Rahman berharap dari hasil keputusan dan dukungan dari MUI masyarakat Sinjai dapat menerima program vaksinasi tersebut.
“Semoga dengan adanya fatwa MUI tentang kehalalan vaksin ini para orang tua di rumah tidak ragu lagi sebab ini merupakan ikhtiar kita untuk mewujudkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala MUI Sinjai Drs. Abd. Hamid DM dalam paparannya menyampaikan bahwa berdasarkan fatwa MUI nomor 33 tahun 2018 telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya, namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin tersebut karena alasan darurat.
Perwakilan dari Kantor Kemenag Sinjai Drs Sofyan menghimbau kepada seluruh KUA kembali mensosialisasikan kegiatan ini ditengah masyarakat.
“Saya minta kepada seluruh KUA dan penyuluh agama untuk mensosialisasikan fatwa MUI ini pada masyarakat,” ujarnya.