Disdikpora Kulonprogo Pertanyakan Nasib SDN Karangwuni

0

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo harus mempersiapkan lokasi baru untuk merelokasi SDN Karangwuni di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates yang ikut terdampak pelebaran Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) segmen Garongan – Congot. Demikian dikatakan Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikpora Kulonprogo Suharyono dan Kepala Seksi Sarana Prasarana SD, Dorojatun Kuncoro Yekti yang dikonfirmasi terkait nasib SDN Karangwuni ikut terdampak pembangunan JJLS.

“Disdikpora sudah menerima laporan dari pihak SDN Karangwuni yang menghadiri sosialisasi pengadaan tanah JJLS. Untuk memastikan akan mengkonfirmasi ke DPU ESDM (Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral) DIY,” ujar Suharyono.

Selain SDN Karangwuni, ujarnya, juga harus mempersiapkan relokasi SDN 1 Glagah di Desa Glagah, Kecamatan Temon terdampak pembangunan underpass JJLS. Pihaknya belum menerima laporan perkembangan terakhir dari pihak SDN 1 Glagah.

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Kulonprogo, Nurcahyo Budi Wibowo mengungkapkan meskipun ada koordinasi dengan kabupaten, pelaksana pembangunan JJLS menjadi kewenangan DIY dan pemerintahan pusat. Rencana pembangunan underpass JJLS terdampak pembangunan bandara di wilayah Desa Glagah, memperkirakan SDN 1 Glagah harus direlokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *