Ditegur Presiden, Koster Bentuk Satgas Penanganan Sampah di Bali

0
Untitled

Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan kata sambutan pada kegiatan penyerahan Hasil Pemeriksaan BPK RI Semester II tahun 2025, 30 Desember 2025 (Foto: Humas Pemprov Bali)

El John News-Gubernur Bali I Wayan Koster merespons kritik Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan sampah di kawasan wisata Bali. Ia menyatakan menerima masukan tersebut sebagai perhatian serius dari pemerintah pusat dan berkomitmen menuntaskan persoalan sampah yang kerap mencemari pantai-pantai di Pulau Dewata.

Koster menyampaikan apresiasinya atas perhatian Presiden Prabowo terhadap kondisi Bali, khususnya dalam menjaga kebersihan destinasi wisata. Menurutnya, kritik tersebut menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan penanganan lingkungan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian yang sangat serius terhadap Bali, terutama menyangkut persoalan sampah

Gubernur Bali I Wayan Koster

Ia menjelaskan bahwa tumpukan sampah yang kerap terlihat di sejumlah pantai, termasuk Pantai Kuta, merupakan sampah kiriman yang datang secara musiman. Fenomena tersebut umumnya terjadi pada puncak musim hujan, yakni akhir Desember hingga awal Februari, ketika arus laut membawa sampah dari luar wilayah Bali.

“Setiap musim hujan, terutama di akhir tahun sampai awal Februari, arus laut sangat kuat sehingga sampah dari luar daerah cepat terbawa dan terdampar di pantai-pantai Bali,” jelasnya.

Koster menegaskan bahwa pemerintah provinsi sebenarnya telah melakukan pembersihan secara rutin. Namun, proses penanganan membutuhkan waktu untuk mengerahkan personel dan peralatan sebelum area pantai benar-benar kembali bersih.

“Biasanya diperlukan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk mobilisasi petugas sampai pantai benar-benar bersih,” ungkapnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Koster memastikan akan segera mengambil langkah lebih cepat dan terkoordinasi. Ia berencana mengumpulkan sejumlah instansi terkait untuk membentuk satuan tugas khusus penanganan sampah, terutama di kawasan wisata unggulan.

Satgas tersebut akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan, serta unsur TNI dan Polri. Tujuannya agar petugas dapat langsung bergerak begitu sampah kiriman tiba, tanpa harus menunggu berjam-jam.

“Dengan arahan Bapak Presiden, kami akan membentuk satuan tugas yang siaga di pantai. Jadi ketika sampah datang, langsung dibersihkan saat itu juga,” kata Koster.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan sampah di Bali saat memberikan taklimat pada Rakornas tersebut. Ia menyampaikan keprihatinannya karena masalah kebersihan pantai di Bali bahkan menjadi bahan pembicaraan di kalangan tokoh luar negeri, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada citra pariwisata Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *