Pantai Banyak Sampah, Prabowo Sentil Kepala Daerah di Bali

0
WhatsApp-Image-2026-02-02-at-15.27.01-1536x1023

Presiden Prabowo Subianto sedang memberikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Bogor, Jawa Barat, 2 Februari 2026 (Foto: BPMI Setpres)

El John News, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto menyentil kepala daerah di Bali terkait masalah sampah yang berserakan dan menumpuk di Pantai. Sentilan ini disampaikan Prabowo saat menyampaikan sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Senin (2/2/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa Bali merupakan wajah utama pariwisata Indonesia di mata dunia. Karena itu, kondisi lingkungan terutama Pantai yang harus dijaga dengan serius agar daya tarik Pulau Dewata tidak luntur.

Presiden mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pantai-pantai di Bali yang dipenuhi sampah, khususnya pada akhir 2025. Ia menyebut pemandangan tersebut dapat menjadi faktor penghambat wisatawan untuk berkunjung.

“Ini saya mohon maaf kepada gubernur dan para bupati di Bali. Ini kenyataan. Bulan Desember lalu pantai di Bali dipenuhi sampah. Bagaimana wisatawan mau datang kalau yang mereka lihat seperti itu”

Presiden RI Prabowo Subianto

Prabowo mendorong pemerintah daerah agar tidak ragu mengambil langkah konkret dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Salah satu solusi yang ia tawarkan adalah menggerakkan partisipasi pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA, untuk ikut menjaga kebersihan pantai melalui aksi gotong royong.

Menurutnya, upaya tersebut tidak sulit dilakukan jika ada kemauan dan komitmen bersama. Selain menjaga kebersihan, langkah ini juga dinilai dapat menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus menjaga martabat Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

“Gubernur, bupati, SMA, SMP, SD, di bawah kendali saudara. Apa susahnya sih?” tegas Prabowo.

“Entah hari Sabtu, Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini, ini pantai kita, halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai,” sambungnya.

Presiden bahkan menegaskan akan mengambil langkah tegas jika pemerintah daerah dinilai tidak mampu menangani persoalan tersebut. Ia menyatakan siap mengerahkan TNI dan Polri untuk membantu membersihkan pantai-pantai di Bali secara rutin.

“Apa salahnya, kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, dandim, danrem, saya perintahkan kau gerakkan anak buahmu. Lorve tiap hari, atau beberapa hari, korve, korve korve. Kepolisian gerakkan korve, korve, korve,” seru Prabowo disambut teriakkan ‘siap’.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengungkapkan bahwa dirinya menerima masukan langsung dari seorang jenderal asal Korea Selatan. Dalam pertemuan tersebut, jenderal tersebut secara lugas menyampaikan bahwa kondisi Bali saat ini tidak seindah dan sebersih dulu.

Prabowo mengaku tidak tersinggung dengan kritik tersebut dan justru menjadikannya sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, masukan dari pihak luar harus dijadikan alarm bagi pemerintah agar segera berbenah.

Presiden mengingatkan bahwa sektor pariwisata memiliki peran vital dalam perekonomian nasional karena menyerap jutaan tenaga kerja. Jika kebersihan tidak dijaga, wisatawan berpotensi beralih ke destinasi lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *