Donny de Keizer: Jaga Potensi Pariwisata Indonesia Sebagai Perekat Keutuhan Bangsa
Pada hari karantina kedua, Ketua Umum Indonesian Professional Speakers Association Donny de Keizer memberikan pembekalan seputar public speaking kepada seluruh finalis Putri Pariwisata Indonesia 2023 di Permata Hijau Suites Selasa (12/9/2023).
Donny mengatakan, saat melakukan pembekalan ia melihat seluruh finalis memiliki sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, salah satunya adalah sisi beauty yang sudah menunjukkan sosok seorang putri.

“Kalau dari secara keseluruhan, saya melihat mereka ini orang-orang yang potensial, mereka punya kemampuan komunikasi yang bagus. Walaupun tidak satu-satu saya tes, tapi dari komunikasi itu kan bisa dilihat bukan cuma dari ngomongnya, tapi gesturenya, cara mereka merespon sesuatu,” katanya.
Selain beauty, hal yang diperlukan seluruh finalis adalah brain, behavior, hingga attitude. Menurut Donny, attitude merupakan hal paling penting karena ketika mempunyai attitude yang bagus, itu membuat seluruh finalis mempunyai potensi sukses di masa depan jauh lebih besar.

“Karena namanya pintar, cerdas tidak cukup. Kalau saya lebih membahasakan adab di atas ilmu. Attitude di atas ilmu. Itu bukan cuma membuat mereka sukses, tapi bertahan lama di profesi mereka,” tuturnya.
Donny berpesan kepada finalis yang terpilih menjadi pemenang, sebagai Putri Pariwisata Indonesia harus menjaga potensi pariwisata Indonesia sebagai perekat keutuhan bangsa. Meski pada tahun 2024 memasuki tahun politik dan suasana terasa panas karena kepentingan politik, Putri Pariwisata Indonesia harus mampu menjadi pendingin dengan profesinya masing-masing.
“Minimal merajut kebhinekaan dan keberagaman kita dari sektor pariwisata karena Indonesia besar karena perbedaan. Ingat saja, sektor pariwisata banyak sekali yang dapat dijadikan contoh dan teladan kepada masyarakat. Kita saja berbeda-beda suku dan bangsa, tiap orang punya objek wisata berbeda-beda. Masa hanya karena perbedaan politik kita bisa terpisah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Donny juga berpesan untuk menjadi duta bukan hanya di sektor pariwisata, tetapi seorang putri yang mampu menyejukkan Indonesia karena Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar.
“Jangan hanya karena gara-gara perbedaan pendapat dan pandangan dalam dunia politik, itu bisa memecah belah kita. Nah ini PR khusus yang tahun 2023 karena mereka akan bertugas sampai tahun depan melalui masa pilpres,” tambahnya.

Selain pemerintah dan Putri Pariwisata Indonesia, masyarakat juga harus turut menjaga, merawat, dan ikut mengkampanyekan potensi pariwisata. Ini akan menjadi tugas yang baik bila semua orang ikut terlibat.
“Putri pariwisata itu kan sebagai ambassador, sebagai duta di sektor pariwisata tapi tugas-tugas mereka tidak akan berjalan dengan sukses kalau tidak melibatkan peran masyarakat,” ucapnya.
Acara bergengsi Putri Pariwisata Indonesia yang telah berdiri sejak 2008 ini, tidak lepas dari peran Yayasan El John Indonesia sebagai penyelenggara. Untuk itu, Donny sangat mengapresiasi kepada Ketua Umum Yayasan El John Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto yang mengadakan acara Putri Pariwisata Indonesia.
“Saya sering diskusi bersama beliau dan saya mengapresiasi, mendukung, dan juga hormat kepada beliau karena beliau ini punya idealisme yang menurut saya kalau tidak didukung oleh Pak Johnnie, pemerintah saja tidak cukup. Jadi ini yang harus kita angkat jempol, angkat topi apa yang dilakukan oleh Bapak Johnnie Sugiarto melalui Yayasan El John,” ucapnya.

Donny berharap, Putri Pariwisata Indonesia semakin eksis, begitupun dengan Putra Putri Pariwisata Nusantara, dan juga dapat bersaing di kancah internasional.
“Kalau kita bisa berbicara di tingkat nasional dan internasional, itu bukan cuma mengharumkan nama El John doang, tapi nama Indonesia. Nah ini adalah tugas yang sangat berat tetapi tugas yang sangat mulia. Kita dukung. Itu sebabnya saya atas nama pribadi dan atas nama IPSA, tidak akan pernah lelah mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Johnnie khususnya oleh Yayasan El John. Jadi bentuk dukungan kami bukan cuma dari kata-kata, tapi kita dukung langsung dalam bentuk aktivitas seperti sekarang ini,” tutupnya.
