Donny De Keizer: Putra Putri Pariwisata Nusantara 2023 Bisa Jadi Motor Penggerak Lestarikan Budaya dan Pariwisata Indonesia

0
WhatsApp Image 2023-07-27 at 12.18.50 (4)

Ketua Umum IPSA (Indonesian Professional Speaker Association), Donny De Keizer, membagikan pembekalan kepada seluruh finalis Putra Putri Pariwisata Nusantara 2023 yang diadakan di Redtop Hotel & Convention Center pada Selasa (25/7/2023). Di hadapan seluruh finalis, pria yang akrab disapa Donny ini memberikan segudang ilmu mengenai public speaking.

Donny mengatakan, selama pembekalan di hari kedua, seluruh finalis tampak antusias dan percaya diri mengikuti karantina. Tidak hanya itu, ia melihat para finalis dapat mengetahui daerah, budaya, dan pariwisatanya.

“PR-nya adalah kemampuan yang mereka miliki itu harus bisa diasah dengan kemampuan komunikasi yang baik biar nanti mereka bisa jadi duta. Duta itu kan nggak cuma berdiri dan di foto, tetapi harus bisa berbicara dan mengkampanyekan tentang daerahnya masing-masing. Nah itu yang saya lihat sebagai PR kita bersama,” katanya saat diwawancarai oleh tim El John Media.

Donny menjelaskan, para Putra Putri Pariwisata Nusantara 2023 harus mengembangkan potensi yang dimiliki dengan kemampuan komunikasi yang baik. Selain itu, masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan harus terjun sama-sama memperkenalkan dan menjaga alam, tradisi, maupun kebudayaan Indonesia.

“Jangan sampai nanti ada tradisi atau budaya nusantara yang kemudian diklaim oleh orang lain, negara lain, atau tumbuh di negara lain tapi kita kemudian tidak bisa merawatnya. Belakangan kita baru protes, nah itu salah satu yang saya lihat dari kegiatan kali ini. Jadi ini adalah aset yang harus dijaga dan dilestarikan,” ucapnya.

Untuk itu, pada saat pembekalan Donny mengatakan kepada seluruh finalis bahwa wajib menguasai public speaking, serta harus menghormati kearifan lokal seperti salah satu putra atau putri nusantara pergi ke daerah lain, maka dia harus mempelajari dan beradaptasi dengan budaya setempat.

“Jadi seperti kata pepatah, ‘Di Mana Bumi Berpijak, Disitu Langit Dijunjung’. Misalnya Duta Pariwisata Jawa Timur pergi ke Maluku, maka dia harus selalu mengasah keilmuannya termasuk harus update. Jadi sekarang semuanya sudah lintas batas, jadi harus bisa di mana saja mewakili mungkin bukan provinsi dia. Jadi kita harus bisa beradaptasi dan yang paling penting kearifan lokal harus kita pakai,” jelasnya.

Di era digital, media sosial mempunyai peran penting untuk mengkampanyekan serta  mempengaruhi banyak orang mengenai potensi pariwisata nusantara. Meski begitu, di sisi lain media sosial juga mempunyai sisi negatif apabila disalahgunakan.

“Makanya saya bilang hati-hati menggunakan media sosial karena ketika mereka menjadi duta pariwisata negara, tindak-tanduknya akan disorot oleh publik. Media sosial bisa menjadi bumerang kalau tidak bijaksana, tidak boleh curhat sembarangan ketika mereka sudah menyandang Putra-Putri Pariwisata Nusantara. Jadi mentalnya harus kuat,” tuturnya.

Donny menuturkan, banyaknya bahasa daerah yang penuturnya sudah berkurang, bisa menyebabkan bahasa tersebut punah. Selain itu, destinasi wisata yang sebelumnya alami dan bersih tetapi apabila tidak dirawat, maka akan infrastrukturnya bisa rusak. Maka dari itu, Putra Putri Pariwisata Nusantara menjadi motor penggerak masyarakat.

“Jadi ekosistem ini harus dipikirkan, lalu soal mindset orang Indonesia juga harus diubah. Nah, mereka ini mempunyai peran besar untuk membuat orang Indonesia itu bukan cuma menjadi daerah tujuan wisata, tapi sadar punya kekuatan budaya yang global,” katanya.

Donny berharap, para finalis tidak hanya paham dan cinta tentang tradisi budaya nusantara, tetapi juga harus konsisten menjalankan advokasinya, seperti penggunaan bahasa daerah, produk lokal, atau kerajinan yang dapat dipakai dalam kehidupan sehari-hari,  

“Mereka harus bangga menjadi Putra Putri Pariwisata Nusantara. Pada saat dunia sekarang sudah tanpa batas, orang sudah mulai sama, tidak ada sekat budaya, atau orang Indonesia mulai ke barat-baratan, mereka harus bangga berdiri sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara,” ucapnya.

Dengan adanya penyelenggaraan Putra Putri Pariwisata Nusantara yang diadakan oleh Yayasan El John Indonesia, Donny mengapresiasi Martinus Johnnie Sugiarto sebagai Ketua Umum bahwa tidak mudah menyelenggarakan acara bergengsi yang melibatkan para pemuda-pemudi Indonesia.

“Saya mengapresiasi sekaligus mendukung Yayasan El John Indonesia khususnya Bapak Martinus Johnnie Sugiarto yang rajin sekali mengadakan event seperti ini. Itu yang membuat saya selalu ada di sini karena saya ingin menjadi bagian sebuah perubahan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *