Dubes Arab Saudi : 10 MoU Siap Ditandatangani & Beberapa Lagi Menyusul
Kedatangan dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz disambut dengan sangat antusias baik oleh pemerintah maupun rakyat Indonesia. Tak tanggung-tanggung, dalam kunjungannya nanti ke Indonesia, Raja Salman akan didampingi 10 menteri, 25 pangeran dalam 1.500 total anggota rombongannya.
Raja Salman sendiri akan hadir di Indonesia pada tanggal 1 Maret 2017, setelah terlebih dahulu berkunjung ke negara tetangga Brunei Darussalam sebelum mendarat di Indonesia.
Tentunya baik pihak Arab Saudi maupun Indonesia telah dan akan terus melakukan berbagai persiapan. Pemerintah Indonesia sendiri telah melakukan persiapan di berbagai bidang baik keamanan dan keperluan transportasi.
Menanggapi hal tersebut, melalui Duta Besar Arab Suadi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, Pemerintah Arab Saudi mengapresiasi persiapan yang dilakukan Indonesia.
“Pemerintah Indonesia sangat perhatian dan telah memberi berbagai kemudahan. Kami berterima kasih karena Pemerintah Indonesia telah memberi izin terkait pesawat khusus yang dibawa Raja Salman. Kami juga mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang terlibat,” ujar Osama dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Kerajaan Arab Suadi di Jakarta, Selasa (28/2).
Namun, Osama mengaku belum bisa memastikan jumlah pesawat khusus yang dibawa Raja Salman. Ia hanya bisa memastikan tiga pesawat akan parkir di Bandara Halim Perdanakusumah di Jakarta dan tiga pesawat lainnya akan parkir di Bandara Ngurah Rai di Bali.
“Untuk jumlah pasti pesawat belum diketahui. Mungkin beberapa pesawat akan bolak-balik. Tapi tiga pesawat akan parkir di Bali dan tiga lainnya akan parkir di Halim,” tambah Osama.
Rencana Investasi Arab Saudi di Indonesia
Sementara itu, menanggapi adanya kemungkinan terjalin berbagai kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Arab Saudi, hal ini tidak dibantah oleh Osama. Justru Osama memastikan sudah ada 10 MoU atau perjanjian yang tim Kedutaan Besar Arab Saudi bersama Kementerian di Indonesia sudah godok bersama dan tinggal ditandatangani saja oleh kedua kepala negara.
“Terkait MoU yang akan dibahas, sejauh ini kita sudah siapkan 10 MoU yang akan ditandatangani oleh Raja Salman dan Presiden Jokowi. MoU ini sudah dibahas dengan Kementerian terkait, dan kita masih membuka kemungkinan adanya kerjasama lainnya menyusul,” jelas Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dalam keterangan persnya.
10 MoU yang sudah disiapkan untuk ditandatangani, yaitu :
1. Keamanan
2. Keagamaan (Islam)
3. Kesehatan
4. Budaya
5. Pendidikan
6. Komersial
7. Agrikultura
8. Perikanan
9. Penerbangan (Aviasi)
10. UKM / Mikro Bisnis.
Sementara menurut Duta Besar Arab Saudi ini, ada 3 MoU yang sedang diusahakan oleh kedua pemerintahan ini, yaitu :
1. Pariwisata
2. Perumahan
3. Pertamina (Perminyakan)
