Dulang Kunjungan Turis China, Bali Gelar Sincia With Love
Jumlah kunjungan wisatawan China ke Bali sempat menurun saat serangkaian erupsi Gunung Agung terjadi pada akhir tahun 2017 lalu. Untuk kembali menggairahkan kunjungan wisatawan asal negeri Panda itu, PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Festival Tahun Baru Imlek bertajuk Sincia With Love di kawasan Pulau Peninsula, Nusa Dua Bali pada 24-25 Februari 2018.
Sejumlah kesenian tradisional Tiongkok seperti Barongsai, tari Naga Liong, dan beladiri Wushu ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan yang baru pertama kali digelar itu.
Uniknya, tak hanya penampilan kesenian tradisional Tiongkok, sejumlah kesenian tradisional Bali seperti Ngelawang Barong, penampilan musik gamelan tradisional Bali, dan tari Joged Pong juga ikut ditampilkan dalam festival ini.
Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer mengatakan ITDC ingin wisatawan mancanegara (wisman) berlomba-lomba datang ke Bali. Berbagai acara pun digelar dan dikemas sesuai dengan acara yang lagi hits di negara asal para wisatawan, seperti perayaan Imlek.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya ITDC untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Pulau Bali khususnya ke kawasan The Nusa Dua,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer di Nusa Dua, Minggu, 25 Februari 2018.
Abdulbar mengatakan selain sempat drop, wisatawan China juga pernah menjadi yang terbanayak sebagai wisman yang berkunjung ke Bali. Bahkan saat ini, tren seperti itu mulai terjadi. Festival diselenggarakan ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi wisatawan China yang memiliki angka okupansi yang sangat signifikan di sejumlah hotel di kawasan itu.
“Tingginya angka kunjungan wisatawan Tiongkok tersebut perlu kami apresiasi dengan mengadakan kegiatan festival semacam ini,” ujarnya.
Menurut Abdulbar angka kunjungwan wisatawan China hingga saat ini sudah mencapai 80 persen.
“Saat ini kunjungan wisatawan Tiongkok sudah kembali mencapai angka 80 persen setelah sempat drop pada bulan November tahun lalu. Kami berharap kunjungan wisatawan Tiongkok dapat segera recovery dan normal seperti sebelum erupsi,” katanya.
Selama ini, ujar dia, wisatawan asal Tiongkok terpantau sangat antusias mengunjungi sejumlah kawasan wisata yang dikelola oleh ITDC. Tidak hanya wisatawan yang menginap di kawasan Nusa Dua.
