Healthy LifeLifestyleTravel

Dunia Rayakan Earth Hour

Pada tanggal 24 Maret 2018 yang lalu seluruh dunia merayakan Earth Hour. Earth Hour sendiri merupakan gerakan hemat energi dengan cara mematikan listrik yang tidak terpakai selama satu jam untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Earth Hour pertama kali dilakukan pada tahun 2007 di Sydney, Australia. Hingga saat ini, aktifitas Earth Hour sudah diikuti oleh puluhan juta orang dari 180 negara di seluruh dunia.

Di Jakarta, sejumlah pusat perbelanjaan, hotel, dan gedung perkantoran mengikuti gerakan hemat energi ini. Ada juga acara-acara hiburan selama pemadaman listrik berlangsung.

Acara tersebut meliputi acara musik, pertunjukan tari, akustik, dan lain-lain.

Tidak hanya di Jakarta, gedung-gedung di Surabaya, Kuta, Bandung juga turut serta mengikuti kegiatan ini.

Di Kuala Lumpur, Malaysia, acara Earth Hour dipusatkan di Menara Kembar Petronas. Sementara itu, di Eropa, negara-negara seperti Inggris, Spanyol, Paris turut ikut Earth Hour.

Begitupun di Hong Kong dan Shanghai, masyarakat berbondong-bondong menyusuri jalanan kota untuk menyaksikan  gedung-gedung pencakar langit menjadi gelap.

Kabar baiknya, banyak juga negara-negara yang baru bergabung menyelenggarakan Earth Hour. Negara Samoa pertama kali mengikuti Earth Hour tahun ini.

Lampu mulai dipadamkan pada pukul 20.00 malam waktu setempat sampai 21.00 waktu setempat.

Beberapa pihak mengatakan bahwa satu jam tidak cukup untuk Earth Hour dan akan lebih sering mematikan listrik yang tidak terpakai di tempat tinggalnya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close