EL JOHN TV Siap Jadi Jembatan Data Pariwisata Untuk Investor

0
EJN09871

Diskusi panel yang menghadirkan para narasumber hebat di bidang pariwisata. Diskusi ini, digelar saat peluncuran logo EL JOHN TV di WTC Mangga Dua, Jakarta pada 26 Januari 2026 (Foto; tim liputan EL JOHN News/Varel)

El John News, JakartaEL JOHN TV menegaskan komitmennya untuk menjadi media penyedia data pariwisata yang akurat, terukur, dan relevan guna mendorong masuknya investasi di sektor pariwisata nasional. Sebagai televisi digital yang fokus pada pariwisata, bisnis, dan investasi, EL JOHN TV memposisikan diri sebagai jembatan informasi strategis antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor.

Komitmen tersebut disampaikan Founder & Chairman EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, dalam diskusi panel bertajuk “Pariwisata 2026: Arah Bisnis, Investasi, dan Kekuatan Media” yang digelar di sela-sela peluncuran logo baru EL JOHN TV di WTC Mangga Dua, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Johnnie yang juga tokoh pariwisata nasional menilai, peluang investasi pariwisata di Indonesia masih sangat terbuka. Namun, peluang tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena minimnya penyajian data yang komprehensif dan dapat dipercaya bagi calon investor.

“Masih ada peluang investasi di pariwisata. Kalau data disajikan dengan benar, kita bisa mengarahkan dan mensosialisasikan kebutuhan investasi secara lebih jelas”

Founder & Chairman EL JOHN Indonesia, M. Johhnie Sugiarto

Ia mencontohkan, kebutuhan usaha pariwisata di wilayah perkotaan seperti Jakarta sebenarnya dapat dipetakan secara detail, mulai dari jumlah kafe, restoran, hingga fasilitas penunjang lainnya.

“Misalnya Jakarta masih membutuhkan tambahan kafe. Kita bisa jelaskan lokasinya secara rinci. Dengan data seperti ini, investor akan tertarik karena mengetahui kebutuhannya nyata,” jelas Johnnie.

Menurutnya, penyajian data yang akurat menjadi kunci utama dalam menarik minat investor karena memberikan kepastian dan rasa aman dalam pengambilan keputusan investasi. Dalam konteks ini, EL JOHN TV diharapkan dapat terus menyuarakan data-data strategis yang dibutuhkan investor, sekaligus menjadi referensi informasi bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah.

“Salah satu cara mendorong investor adalah dengan menyajikan data yang akurat. Itulah peran EL JOHN TV ke depan,” tegasnya.

Pandangan senada disampaikan Founder The Entrepreneurs Society (TES), Klemens Rahardja, yang menilai Indonesia saat ini semakin menarik di mata investor internasional, khususnya di sektor pariwisata. Daya tarik tersebut didorong oleh surplus demografi dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.

Menurut Klemens, meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi jangka panjang. Sejumlah wisatawan asing yang awalnya datang untuk berlibur, kini mulai menanamkan modal dengan membangun resort, hotel, restoran, hingga kafe.

Meski Bali masih menjadi magnet utama investsi, Klemens melihat tren investasi mulai bergeser ke daerah lain seperti Lombok dan kawasan Indonesia Timur. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar, terutama untuk wisata berbasis alam seperti diving, wisata bahari, dan ekowisata.

“Sekarang mulai melirik Lombok dan Indonesia Timur. Apalagi wisata alam dan diving, peminatnya sangat besar,” ujarnya.

Dari sisi investor, Klemens menegaskan bahwa keputusan investasi tetap didorong oleh potensi keuntungan. Namun, sektor pariwisata tidak dapat dipandang secara terpisah.

“Pariwisata itu satu ekosistem. Perhotelan, restoran, transportasi, tiket, dan atraksi saling menopang. Kalau investor hanya masuk di satu sektor, biasanya akan berat”

Founder The Entrepreneurs Society (TES), Klemens Rahardja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *