Enam Korban Jatuhnya ATR 42-500 Berhasil Ditemukan di Bulusaraung

0
unnamed (1)

Ilustrasi tim SAR temukan sejumlah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 (Foto: Generated AI)

El John News, Jakarta-Upaya pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung kembali membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan enam korban pada Kamis pagi (22/1/2025) di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Enam jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 09.30 WITA di bawah puncak Gunung Bulusaraung dengan kedalaman antara 250 hingga 300 meter. Lokasi penemuan berada di area yang sama dan saling berdekatan, hanya sekitar 50 meter dari titik ditemukannya korban pertama beberapa hari sebelumnya.

Asisten Operasi Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi menghadapi tantangan besar akibat kondisi medan yang sangat curam dan berisiko tinggi bagi keselamatan personel.

“Medan di lokasi penemuan sangat terjal, sehingga evakuasi tidak bisa dilakukan secara biasa. Kami menerapkan teknik vertical rescue dengan metode jet ring, sama seperti saat evakuasi korban sebelumnya”

Dalam proses ini, personel SAR ditempatkan secara berlapis, mulai dari puncak gunung hingga titik terendah lokasi penemuan. Setelah berhasil diangkat ke puncak, jenazah akan dibawa ke posko utama sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Dengan ditemukannya enam korban terbaru ini, total korban yang berhasil ditemukan hingga kini berjumlah delapan orang. Dari jumlah tersebut, dua jenazah telah teridentifikasi, yakni seorang pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono serta staf Kementerian Kelautan dan Perikanan, Deden Maulana.

Selain itu, tim juga menemukan sejumlah potongan tubuh manusia yang saat ini masih dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Operasi SAR akan terus dilanjutkan untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *