Festival Payung Indonesia Sukses Digelar Di Candi Prambanan

0
sJwc1qBthXMzhyoeCnSPDhh9NdC0GaRbRFF1SOjw

Festival Payung Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 4-6 Desember 2020 ini diikuti oleh kreator dan seniman dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang disiarkan langsung dari Taman Wisata Candi Prambanan ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.

Festival Payung Indonesia merupakan even tahunan yang dilaksanakan dengan tujuan menginspirasi publik dan peserta festival guna melahirkan karya-karya kreatif dan inovatif dengan menempatkan payung sebagai sumber penciptaan karya seni. Pada tahun ini, walau terkendala adanya pandemi, tidak membuat para seniman yang ikut berpartisipasi menjadi kendor.

Salah satu seniman yang turut berpartisipasi langsung adalah Mbah Rasimun. Dua tangan yang sudah berkerut itu masih tetap cekatan menggoreskan tinta di payung kertas buatannya.

Tahun 2020 ini dirinya sudah berusia 96 tahun. Seniman asal Malang ini akan tetap setia melestarikan seni payung kertas. Menurutnya, payung berbahan kertas memiliki nilai historis tersendiri jika dibandingkan dengan payung modern yang berbahan besi dan plastik.

Festival Payung Indonesia 2020 yang diadakan dengan konsep hybrid di masa pandemi ini cukup menarik penonton. Di kanal akun YouTubenya, festival ini berhasil menggaet ribuan penonton per harinya. Selama proses produksi di Candi Prambanan, semua crew dan pengisi acara menerapkan protokol kesehatan yakni pemakaian masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan, dan physical distancing.

Festival yang di tahun ini mengusung tema Adaptability mengajak semua pihak untuk mempunyai kemampuan adaptasi yang optimal terhadap new normal di masa pandemi. Festival ini mengajak para insan kreatif untuk terus bersemangat dalam berkreasi dan mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *