Film EL , Hadirkan Lika-Liku Problematika Kisah Cinta Berkripadian Ganda
Film Indonesia akhir-akhir ini harus diakui memang mulai memberi suguhan yang memukau. Pada kesempatan kali ini rumah produksi Multivision Plus (MVP) Pictures menghadirkan film romantis berjudul EL. Film karya sutradara yang sudah tidak asing di masyarakat, Findo Purwono yang diadaptasi dari novel best seller karya Hidayatul Fajriyah atau akrap disapa Luluk H.F berjudul EL laris manis di Wattpat, bahkan penulisnya tidak menyangka karyanya yang satu imi akan laris dibaca sampai 20 juta kali.
Film ini dibintangi aktris Aurel Moeremans dan aktor Achmad Megantara sebagai pemeran utama.. Sebelum tayang serentak di seluruh bioskop, seluruh team menggelar gala premier sekaligus press conference yang dihadiri para pemain EL namun satu pemeran utama, Aurel Moeremans tidak bisa hadir.
Film EL merupakan drama dengan tema kepribadian ganda. Aktris Aurelie Moeremans memerankan seorang siswi SMA bernama Dafychi, gadis yang cuek dan tomboi, tapi punya sisi lain berupa perempuan feminin yang bertemu dengan Mario yang diperankan oleh (Achmad Megantara) kemudian jatuh hati.
Selain kedua pemeran utama, film ini juga didukung oleh aktor senior Dimas Andrea perperan sebagai Ando (kakak Dafychi) yang juga sahabat Mario. Selain itu juga ada sederet artis seperti, Meriam Bellina, Brigitta Cynthia, Verdi Soelaiman dan Manohara Odelia turut andil dalam film ini.
“Ini bukan kisah nyata ini semua fiktif, lagi banyak film di luar negeri, kaya nya terinspirasi nonton di luar negeri tentang keperibadian ganda, Alhamdulillah senang bisa dijadiin film, ngak nyangka banget,” ujar Oka Aurora sebagai penulis skenario film EL saat konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Jum’at (4/5).
“Terima kasih udah mendukung saya, MVP Pictures, sang produser Findo Purnomo, ini kerja keras semua team EL the movie, saya sekali lagi mengucapkan terima kasih,” ujar Achmad Megantara.
“Terima kasih film ini rampung, multivision plus, Raam Punjabi, pak Amrit Punjabi, seluruh kru. Ini film kelima saya dari novel, adaptasi dari novel ke film pasti ada keterbatasan, saya nggak boleh melanggar rambu-rambu yang ada di novel, eksekusi saya dalam menulis skenario ada batasan benang merah yang tidak boleh di langgar. Semoga film ini meraih sukses bersama,” ujar Findo Purnomo selaku sutradara film EL menambahkan.
Dijadwalkan film EL akan tayang pada 9 Mei 2018 nanti di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
