Headline NewsLife StyleLifestyleMusic

Finalis 10 Besar Bangga Menjadi Pemenang EL JOHN Golden Voice

EL JOHN TV sukses menyelenggarakan lomba nyanyi lagu Mandarin secara virtual,  bertajuk EL JOHN Golden Voice dalam program EL JOHN Star. Ada dua kategori yang dilombakan yakin kategori Solitaire dan Diamond

Setiap kategori diisi lima pemenang, yakni untuk  juara pertama kategori Solitaire diraih oleh Voni Lernawati, kemudian empat pemenang lainnya adalah Ariesta Dewi Rulyani   (Runner Up 1), Erlin (Runner Up 2), Yang Han Ying (Runner Up 3) dan Elvi Yanti Sie (Runner Up 4).

Sementara itu, untuk kategori Diamond, yang menjadi juara pertama yakni Wenny Triana, sedangkan untuk empat juara lainnya diraih Victor Hassan (Runner Up 1), Elisa Eka(Runner Up 2), Jessica Justina (Runner Up 3) dan  Sofie Lin (Runner Up 4).

Para lima besar dari dua kategori ini mengekspresikan kegembiraannya atas atas prestasi yang diraihnya di lomba nyanyi lagu Mandarin paling bergengsi di Indonesia ini. Para pemenang pun bangga dapat menjadi peserta EL JOHN Golden Voice. Satu persatu pemenang menyampaikan komentar atas kemenangannya tersebut kepada majalah Inspira.

Komentar Lima Besar Solitaire

Voni Lernawati yang menyabet juara pertama Solitaire merasa terkejut, ternyata namanya yang keluar sebagai pemenang lomba menyanyi lagu mandarin paling bergengsi di Indonesia ini.

Nama Vonny diumumkan sebagai peraih juara pertama saat Grand Final EL JOHN Golden Voice kategori Solitaire pada 17 Januari 2021. EL JOHN Golden Voice yang dilangsungkan secara virtual ini ditayangkan oleh EL JOHN TV mulai dari babak penyisihan hingga grand final dalam program EL JOHN Star.

“Saya waktu diumumkan, pertama saya bersyukur, yang kedua saya surprise gitu karena yang ikut kan cukup bagus-bagus. Nilai mereka juga bagus-bagus, saya jadi surprise dan saya bersyukur dapat juara pertama, kata Vonny.

Vonny mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menyabet gelar prestisius itu. Bahkan ia selalu mendapat kritikan dan masukan dari juri untuk terus memperbaiki video music (MV) yang dibuatnya. Masukan dari juri ini, tidak dibuang oleh Vonny, justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi, khususnya dalam membuat video music.

“Jadi setelah saya tau masuk final, kemudian saya malamnya itu langsung terbesit dalam pikiran bahwa aku harus bikin something yang berbeda. Kemudian saya ajak anak saya, ayo tolong mama dibantu dicarikan teman untuk nari terus di syuting,” terang dokter gigi ini.

Peraih Runner Up satu Solitaire, Ariesta Dewi Rulyani   juga menyampaikan hal yang sama. Ia  mengaku tak menyangka dirinya terpilih di juara kedua kontes lomba menyanyikan lagu mandarin  paling bergengsi di Indonesia ini. Apalagi ini baru pertama kali, Ariesta mengikuti lomba yang memiliki tantangan tersendiri bagi pesertanya.

Ariesta mengatakan tantangan ini, menjadikan dirinya mengerti tentang video musik, mulai dari pengambilan  gambar hingga tahapan mengedit.

“Pastinya senang sekali ya, soalnya itu benar-benar pengalaman pertama. Jadi ga diduga bisa kaya gini, banyak orang yang melihat. Jadi saya bikin video seperti itu, walaupun minim sekali, tapi Alhamdulillah bisa dihargai gitu dan terpilih menjadi runner up satu. Pokoknya masuk jadi juara lah, itu benar-benar surprise,” ungkap Ariesta

Apa yang dialami Ariesta juga dirasakan Erlin, peraih Runner Up dua. Ia tak menduga dirinya dipilih juri sebagai runner up dua  kategori solitaire, padahal tidak ada persiapan khusus bagi Erlin untuk meraih prestasi tersebut.  Bahkan Erlin sudah lama tidak mengasah kemampuannya di dunia tarik suara.

“Jadi pada saat EL JOHN Golden Voice ini ikutin itu sebenarnya saya sudah lama tidak menyanyi lagi secara live, jadi saya sempat bingung juga. Aduh ini bagaimana karena saya sudah lama tidak menyanyi sejak pandemi ini dan tidak pernah mengikuti lomba live. Jadi itu persiapan saya kalau boleh bilang minim sebenarnya, karena dengan kondisi seperti ini saya tidak pernah nyanyi lagi, saya tidak pernah latihan. Saya rekaman langsung di studio apa adanya,” ungkap  Erlin

Sementara itu, Yang Han Ying yang mendapatkan Runner Up tiga, mengaku  senang dapat berprestasi di lomba paling bergengsi di Indonesia ini.

Han Ying  mengakui sebagai peserta lomba, dirinya ingin meraih juara tertinggi di lomba ini, namun apa yang diraihnya sudah menjadi kewajiban untuk mensyukuri, apa lagi persiapan yang dilakukannya pun, selama mengikuti lomba terbilang sederhana.

“Bagi saya perlu kerja keras karena kita kan ingin tampil baik ya, sementara video pun pada saat saya ikut itu, video dari HP saja. Jadi saya buat itu berulang-ulang karena ingin cari yang terbaik. Belum lagi saya harus menjaga kontrol suara saya, emosi saya, itu yang saya hadapi yang tidak tampak di video,” kata wanita berprofesi sebagai pelatih Tai Chi Wu Su ini.

Sedangkan pemenang Runner Up 4 Elvi Yanti Sie bersyukur dapat menjadi salah satu juara  di lomba ini. Juara yang diraih tersebut akan dijadikan evaluasi untuk lomba-lomba berikutnya.

“Memang saingannya berat-berat ya. Mereka rata-rata sudah menjuarai lomba-lomba seperti ini. Jadi tantangan saya memang berat, tetapi saya tetap bersyukur walaupun saya Runner Up empat tetap saya tetap bersyukur. Mungkin saat ini kemampuan saya cuma sampai di situ,” tutur Elvi.

Komentar Lima Besar Diamond

Para pemenang  kategori Diamond juga ikut berkomentar terkait gelar yang diraihnya tersebut. Komentar pertama dilontarkan peraih juara pertama, yakni Wenny Triana.

Wenny mengaku enang namanya diumumkan sebagai juara pertama dalam lomba bergengsi ini. Sejak pertama mengikuti lomba, Wenny hanya berharap dapat tembus ke grand final, namun di luar dugaan, ternyata dirinya yang keluar sebagai juara pertama.

Wenny yang berprofesi sebagai penyanyi spesialis mandarin itu, bangga dapat menjadi peserta EL JOHN Golden Voice, pasalnya di lomba ini menghadirkan para juri internasional. Apalagi, banyak masukan yang diterima Wenny  dari para juri sebagai modal untuk tampil lebih baik lagi.

“Bangga karena juri-juri ya, bisa dikomentari sama juri-juri internasional dari luar negeri. Kalau yang misalkan dari lokal sudah biasa apalagi yang suka ikut lomba menyanyi biasanya juri lokal pasti ada, tapi EL JOHN berbeda ada juri dari luar negeri,” kata Wenny.

Komentar selanjutnya disampaikan Victor Hasan yang sukses menyabet juara Runner Up satu. Ia tidak percaya, dirinya keluar sebagai Runner Up satu. Padahal, persiapan yang dilakukan Victor pun tidak ada yang khusus, bahkan ia mengaku penampilannya di babak penyisihan kurang maksimal. Namun hal itu tidak menjadikan Victor berkecil hati, justru ia bangkit untuk mencapai targetnya. Cara yang dilakukan Viktor bekerja keras  untuk membuat video music (MV) yang berkualitas dan memenuhi harapan para juri.

“Waktu penyisihan kan saya ga terlalu tinggi itu nilainya tapi saya akhirnya masuk final, terus di final saya harus bikin yang lebih bagus. Jadi saya ke studio, studio teman saya, terus saya recording di sana. Terus juga videonya dipersiapkan lebih baik lagi,” ungkap Viktor.

Sementara itu, Elisa Eka yang menerima juara Runner Up Dua Elisa Eka bersyukur target masuk tiga besar di EL JOHN Golden Voice akhirnya tercapai. Di lomba menyanyi lagu Mandarin paling bergengsi di Indonesia ini, Elisa sukses meraih runner up dua atau juara tiga kategori Diamond.

Elisa mengaku tak menyangka targetnya dapat tercapai, pasalnya Elisa merasa banyak kekurangan mengikuti lomba ini dan belum lagi Elisa harus berhadapan dengan peserta yang memiliki jam terbang tinggi dalam lomba menyanyi. Namun hal tersebut bisa dilewati Elisa dengan mulus dan berakhir dengan meraih runner up dua.

“Memang waktu itu ada target juga, karena waktu itu sebelumnya saya pernah juara ketiga kan. Jadi saya pikir mungkin di EL JOHN Golden Voice ini, mungkin saya bisa berpeluang untuk masuk tiga besar. Cuma sempat agak down sih, waktu mendengar komentar juri, karena saya kan masih banyak kekurangan juga, terus saingannya ketat-ketat. Saya malah berfikir apakah target saya bisa tercapai,” ujar Elisa.

Jika Elisa memasang tager, hal berbeda terjadi pada Jessica Justina. Peraih Runner Up tiga ini tidak memasang target dalam lomba EL JOHN Golden Voice ini, namun justru Namanya keluar sebagai pemenang Runner Up tiga

“Senang sih dapat runner up tiga, yang awalnya dikira ga dapat, akhirnya dapat juga. Ga ada target sih jalan begitu aja,” tutur Jessica.

Sedangkan peraih Runner Up empat, Sofie Lin juga demikian. Ia tidak menyangka namanya ikut diumumkan sebagai pemenang saat grand final. Meski meraih juara buncit, Sofie tetap bangga dengan prestasi ini. Ia berharap prestasi tersebut dapat memacu untuk dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan ya, saya dapat terus berprestasi setelah meraih juara Runner Up Empat di EL JOHN Golden Voice. Yang pasti saya harus terus berlatih bernyanyi,” ungkapnya

Para  juri mengucapkan selamat kepada para pemenang  EL JOHN Golden Voice. Ucapan selamat salah satunya datang dari Elvi Angelina.

Elvi yang berprofesi sebagai life coach ini mengatakan semua peserta termasuk pemenang memiliki kualitas yang baik dalam dunia tarik suara. Para peserta seperti sudah terbiasa dalam menyalurkan hobi menyanyi-nya di depan publik.

Bahkan Elvi menyebut semua peserta EL JOHN Golden Voice adalah pemenang karena mereka tampil luar biasa.

“Dari segi kualitas semuanya oke lah. Menurut saya sih bagus-bagus. Ada juga yang biasa tapi menurut saya mereka sudah memenangkan dirinya sendirinya lah dan mereka sudah langkah maju memberanikan diri ikut dalam kompetisi ini, menurut saya sudah keren banget,” kata Elvi.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close