Finalis EL JOHN Pageants 2025 Dapat Pembekalan Filosofi Pembangunan IKN

0
STA_8780

Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya sekadar proyek pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga menyimpan visi besar tentang pembangunan manusia dan tatanan hidup berkelanjutan. Hal inilah yang ditekankan Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, saat memberikan pembekalan khusus kepada ratusan finalis EL JOHN Pageants Festival 2025 di Gedung Serbaguna Kemenko III, kawasan IKN.

Dalam sesi tersebut, para finalis dari empat kontes pageant nasional mendapatkan informasi mendalam mengenai filosofi pembangunan Nusantara. Menurut Alimuddin, keberadaan IKN dirancang bukan hanya untuk menampilkan wajah kota modern, tetapi juga untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal dan memastikan kesejahteraan masyarakat di dalamnya.

“Pembangunan infrastruktur itu memang penting, tetapi jangan lupa pembangunan manusia jauh lebih penting. Apa yang kita bangun ini, yang indah-indah, yang megah-megah, semuanya pada akhirnya ditujukan untuk kesejahteraan rakyat,” kata Alimuddin.

Ia menambahkan, pembangunan IKN telah memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur sempat mencapai 7 persen, jauh di atas rata-rata nasional. Bahkan Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi lokasi IKN, pertumbuhannya bisa mencapai 30 persen. Padahal pembangunan ini belum sepenuhnya rampung,” ungkap Alimuddin.

Ke depan, lanjutnya, pembangunan IKN diharapkan mampu menciptakan sebuah super hub ekonomi baru yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, hal ini tidak hanya tentang membangun kota, melainkan membangun sebuah ekosistem perkotaan yang lengkap.

“Yang kita bangun ini bukan sekadar kota, tetapi ekosistem perkotaan. Ada manusianya, ada budayanya, ada sosialnya, ada ekonominya, semuanya saling terhubung. Jika semua berjalan sesuai rencana, kebahagiaan masyarakat akan semakin meningkat di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Pemerintah melalui OIKN telah menetapkan sejumlah target capaian penting yang harus diwujudkan seiring berjalannya pembangunan. Target itu mencakup penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.

“Ada target-target capaian yang harus kita penuhi. Misalnya bagaimana menyiapkan fasilitas layanan pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan. Itu menjadi bagian penting agar IKN benar-benar siap menjadi kota yang layak huni,” kata Alimuddin.

Ia menambahkan, pembangunan Nusantara juga menekankan aspek inklusivitas. Semua lapisan masyarakat, baik yang berasal dari daerah sekitar maupun dari wilayah lain di Indonesia, diharapkan dapat merasa menjadi bagian dari kota ini tanpa ada perbedaan.

“Kita harus bisa merangkul semua masyarakat, mengajak mereka untuk menjadi warga kota. Tanpa ada perbedaan, tanpa terpinggirkan. Karena visi kita adalah menjadikan IKN sebagai kota dunia untuk semua,” tegasnya.

Alimuddin optimistis, dengan perencanaan yang matang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Nusantara akan berkembang menjadi kota berkelas internasional yang mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia, sekaligus menjaga kearifan lokal dan memperkuat identitas bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *