EconomicHeadline News

Gagas Buku Direktori UKM PSMTI, Dedy Rochimat Berharap Pengurus Daerah Beri Dukungan

Wakil Ketua Umum Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI, Ir. Dedy Rochimat, M.M, berharap pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di daerah untuk mendukung Program Buku Direktori UKM PSMTI. Buku ini merupakan gagasan Dedy untuk mempermudah sesama  anggota PSMTI menjalin mitra bisnis.

Buku tersebut diperkenalkan Dedy saat seminar online sesi 6 dengan tema “Strategi Ampuh Membangun Usaha Agar Kuat dan Terus Berkembang” pada Sabtu, (6/3/2021). Seminar ini  diselenggarakan oleh PSMTI bekerjasama dengan GLC (Global Leadership Center) dan disiarkan langsung EL JOHN TV.

Dedy menjelaskan, buku ini dibuat antara lain  sebagai media promosi untuk perluas jangkauan pasar. Selain itu, buku ini difungsikan untuk mempertemukan dan menciptakan transaksi bisnis antar anggota PSMTI serta mewujudkan komunitas dan ekosistem yang saling terkoneksi.

Buku ini memuat beberapa materi yakni profil usaha anggota PSMTI, produk yang dihasilkan dan juga ada cerita inspiratif.

“Nanti kita pilih dari beberapa teman  yang sudah sukses, kita akan masukan, supaya ini bisa menularkan teman-teman lainnya. Jadi ini penting sekali untuk menyemangatkan teman-teman semuanya, makanya saya sangat mengharapkan bahwa ini bisa semua mau mendukung,” kata Founder dan CEO Vivere Group ini.

Bahkan Dedy menegaskan Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif  telah membentuk tim  membantu anggota PSMTI yang ingin usahanya dimuat di buku ini.

“Kalau perlu apapun juga, seperti difoto dan lain sebagainya, kami siapkan, kami punya orang-orang yang bisa membantu,” tegas Dedy.

Menurut Dedy, menargetkan  1.000  Usaha Kecil Menengah (UKM) yang  dimuat di buku ini. UKM  tersebut bukan hanya berasal dari anggota PSMTI, namun bagi di luar PSMTI yang memiliki usaha dapat juga dimuat di buku ini.

“Kami juga menerima orang yang belum aktif di PSMTI, karena kita tau semboyan PSMTI, bahwa paguyuban ini adalah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia. Bagi semua yang punya marga, sebetulnya, adalah anggota kita, baik yang aktif dan yang belum aktif  sebetulnya sudah masuk. Tidak terbatas, pada dasarnya kalau ada orang berminat untuk masuk, kita bisa pasarkan bersama,” ujar Dedy.

Dedy berharap, saat peluncuran pada bulan Oktober 2021 mendatang, buku ini  dapat memuat 1.000 lebih UKM.

“Ini perlu keberpihakan, perlu bantuan ketua-ketua provinsi, kabupaten, kecamatan, mereka untuk masukan ke direktori ini, paling  minimum ini gratis. Ini bisa menjadi suatu tempat kita bertemu, kita bernetworking,” ungkap Dedy.

Program Buku Direktori UKM PSMTI ini mendapat apresiasi dari CEO & Founder GLC Roby Tjiptadjaya yang menjadi pembicara dalam seminar online sesi 6 ini.  Robi menilai buku tersebut bukan hanya dapat memudahkan anggota PSMTI namun juga memudahkan pelaku usaha di seluruh Indonesia, khususnya dalam memperkuat kemitraan.

 “Tadi pak Dedy bilang mau bikin direktori itu sangat bagus sekali. PSMTI punya sumber daya luar biasa. Di sini perlu yang namanya kerjasama. Buku itu adalah project yang luar biasa, yang bisa membantu bukan hanya anggota PSMTI tetapi membantu banyak orang terutama di Indonesia. Jadi kita sebagai pemilik bisnis harus bisa memperlebar kita punya pertemanan,” tutur Roby.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close