Genjot Kunjungan Wisman di Bulan Ramadhan, Jakarta Ramadhan Hot Deals Diluncurkan
Setelah meluncurkan Jakarta Weekend Hot Deals pada dua pekan lalu, kini giliran Jakarta Ramadhan Hot Deals yang diluncurkan. Peluncuran ditandai dengan pemukulan bedug oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata yang juga sebagai PIC Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 Anang Sutono dan Ketua Tim Pelaksana ViWI 2018 Hariyadi BS Sukamdani di sela-sela buka puasa bersama Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat, 18 Mei 2018.
Dalam sambutannya Ketua Tim Pelaksana ViWI 2018 Hariyadi BS Sukamdani mengatakan paket Jakarta Ramadhan Hot Deals ini, diluncurkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jakarta. Hariyadi mengaku perihatin dengan jumlah kunjungan wisman ke Jakarta yang angkanya jauh dengan jumlah wisman ke Bali.
“Angka yang 2,6 juta turis ini menurut pandangan kami masih rendah karena kalau dibandingkan dengan Bali yang merupakan 40 persen kunjungan wisatawan asing dari seluruh Indonesia. Di Bali itu kurang lebih adalah 4,7 juta. Jadi kita ini harusnya paling tidak sama dengan Bali. Jadi inilah yang menjadi fokus kami beberapa waktu lalu kami meluncurkan program Jakarta Weekend Hot Deals dan di Ramadahan ini kita mengeluarkan program Jakarta Ramadhan Hot Deals,” kata Hariyadi.
Menurut Hariyadi, jika bicara hotel, Jakarta sudah mencukupi untuk menampung wisman. Pasalnya saat ini jumlah hotel di Jakarta sudah menembus angka 400 lebih.
“Hotelnya ada 464 hotel dengan jumlah kamar lebih dari 100 ribu. Jadi sebenarnya di Jakarta sudah sangat siap . Karena dari 464 itu, sebenarnya kita sudah bisa mencukupi untuk bisa menampung wisatawan mancanegara yang hadir di Jakarta,” ungkap Ketua Umum PHRI ini.
Hariyadi berharap semua pemangku kepentingan dapat mensosialisasikan paket Jakarta Ramadhan Hot Deals ini. “Mohon bantuan untuk bisa mensosialisasikan program ini, khususnya yang hadir di sini, termasuk teman-teman dari penerbangan internasional,” harap Hariyadi.
Sementara, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutono mengatakan Kementerian Pariwisata akan membantu daerah yang membuat paket hot deals. Menurut Anang paket Hot Deals adalah salah satu inovasi Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam meningkatkan kunjungan wisman.
“Komitmen Kementerian bahwa kita bisa bantu melakukan branding. Jadi saat Jakarta bikin hot deals atau Jakarta Ramadhan Hot Deals, apa yang bisa Kementerian Pariwisata lakukan adalah ada lima point. Point pertama akan kita lakukan branding , kemudian yang kedua adalah advertising baik melalui cetak, maupun digital. Kemudian Advertising dan kemudian Selling. Tentu kita punya hitungan, mana pasar-pasar Jakarta bikin Hot Deals yang perlu kita suport. Misalnya akan membuka pasar Bali, kita buka disana,” ujar Anang.
Di Jakarta Ramadhan Hot Deals ini, ada empat paket yang dijual selama bulan Ramadhan. Empat paket itu di jual setiap minggu sampai minggu terakhir sebelum hari raya Idul Fitri. Ke empat paket tersebut yakni:
- Paket Relax: 3D/2N (hotel bintang 3, 4 dan 5) dengan harga Rp 1 juta, Rp 1,4 juta dan Rp 1,8 Juta
- Pake History: 3D/2N (hotel bintang 3, 4 dan 5) dengan harga Rp 1,6 juta, Rp 2 juta dan Rp 2,4 juta
- Paket Culinery: 3D/2N (hotel bintang 3, 4 dan 5) dengan harga Rp 1,6 juta, Rp 2 juta dan Rp 2,4 juta
- Paket Religy: 3D/2N (hotel bitang 3, 4 dan 5) dengan harga Rp 1,8 juta, Rp 2,3 juta dan Rp 2,6 juta.
Program Jakarta Ramadhan Hot Deals ini diikuti oleh 15 tour operator dan 16 hotel berbintang 3, 4 dan 5 di Jakarta.
