Hadiri KTT Kemitraan ASEAN-Republik Korea, Presiden Jokowi Tiba di Busan

0
WhatsApp Image 2019-11-24 at 14.08.59 (1)

Dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia -1, pada Sabtu malam (23/11/2019), Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Irianan Joko Widodo tiba di Gimhae Air Force Base, Busan, Korea Selatan. Kedatangan Presiden di negeri gingseng ini, untuk menghadiri  Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 30 tahun kerja sama kemitraan ASEAN-Korea Selatan  yang mengusung tema, “Partnership for Peace, Prosperity for People”.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Lee Taeho, Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk ROK Umar Hadi dan Atase Pertahanan RI untuk Korea Selatan Kolonel Imam Subekti menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara.

 

Setelah menurunkan anak tangga, Presiden Jokowi dan Ibu Negara, mendapatkan karangan bunga oleh sepasang putra putri Indonesia-Korea Selatan  sebagai tanda selamat datang. Setelah disambut, Presiden dan rombongan langsung melanjutkan perjalanannya ke hotel Lotte, Busan.

Dengan dikawal pasukan pengawal  presiden dari  Korea Selatan, jarak tempuh Gimhae Air Force Base ke Hotel Lotte hanya memakan waktu 45 menit.  Saat tiba di hotel, Presiden Jokowi dan Ibu Negara disambut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Presiden Jokowi saat tiba di Hotel Lotte, Busan, Korea, Sabtu malam (23/11/2019). Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri 3 sesi pada KTT Peringatan tersebut yang terdiri dari Sesi I. ASEAN-ROK 3 and 30; Sesi II. Enhancing Connectivity towards Prosperity; dan Lunch Retreat: Special Session on the Korean Peninsula Issues.

Kemitraan ASEAN dan Republik Korea pertama kali dibentuk pada bulan November 1989. Selama 30 tahun kemitraan tersebut berbagai capaian telah diraih antara lain melalui terbentuknya ASEAN-ROK Free Trade Area tahun 2005 yang menguatkan perdagangan dan investasi kedua belah pihak. Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kali ini di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *